Liputan6.com, Jakarta: Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) menggelar tari balet kontemporer di Gedung Kesenian Jakarta, Jalan Kesenian, Jakarta Pusat, Senin (7/6). Pentas balet bernuansa drama yang dibawakan kelompok tari dari Prancis ini menggabungkan beberapa unsur, yaitu tarian masa lalu dengan beberapa tarian modern. Menurut sang koreografer Beatrice Massin, penggabungan ini diharapkan agar tarian lebih terlihat ekspresif. Suguhan penata tari asal Prancis ini diberi judul "Semoga Kegembiraan Selalu Bersamaku".
Dalam pergelaran tersebut, tata lampu dibuat bernuansa transparan dipadu musik yang bernada lembut. Musik ini merupakan gabungan saksofon dan organ yang diberi nama musik barok. Sentuhan musik berirama barok dimaksudkan untuk memberi kesan romantis ala Eropa. Massin juga menonjolkan warna merah, oranye, dan kuning di panggung. Merah dimaksudkan untuk memberi warna kemenangan sedangkan kuning dan oranye melambangkan kehidupan.
Rencananya, kelompok penari dari Prancis akan mengadakan pertunjukan serupa di beberapa negara Asia. Sebelum tampil di Indonesia, Massin dan kelompoknya lebih dulu manggung di Thailand.
Tari balet non konvensional juga pernah digelar kelompok penari di Moskow, Rusia, Desember silam. Teater Balet Bolshoi Rusia di Moskow menggelar pementasan dengan gaya modern [baca: Balet Bolshoi Mendobrak Tradisi]. Bolshoi mengundang Radu Poklitaru, koreografer belia dari Moldova yang nyaris tidak dikenal untuk menata pementasan balet berjudul "Romeo and Juliet".(OZI/Mardianto dan Dwi Firmansyah)
Dalam pergelaran tersebut, tata lampu dibuat bernuansa transparan dipadu musik yang bernada lembut. Musik ini merupakan gabungan saksofon dan organ yang diberi nama musik barok. Sentuhan musik berirama barok dimaksudkan untuk memberi kesan romantis ala Eropa. Massin juga menonjolkan warna merah, oranye, dan kuning di panggung. Merah dimaksudkan untuk memberi warna kemenangan sedangkan kuning dan oranye melambangkan kehidupan.
Rencananya, kelompok penari dari Prancis akan mengadakan pertunjukan serupa di beberapa negara Asia. Sebelum tampil di Indonesia, Massin dan kelompoknya lebih dulu manggung di Thailand.
Tari balet non konvensional juga pernah digelar kelompok penari di Moskow, Rusia, Desember silam. Teater Balet Bolshoi Rusia di Moskow menggelar pementasan dengan gaya modern [baca: Balet Bolshoi Mendobrak Tradisi]. Bolshoi mengundang Radu Poklitaru, koreografer belia dari Moldova yang nyaris tidak dikenal untuk menata pementasan balet berjudul "Romeo and Juliet".(OZI/Mardianto dan Dwi Firmansyah)