Skotlandia vs Brasil: Berjuang Wujudkan Mimpi

Skotlandia vs Brasil pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 menjadi penentu tiket ke fase gugur. Simak prediksi dan peluang kedua tim.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 24 Juni 2026, 01:20 WIB
John McGinn mencetak gol tunggal kemenangan Skotlandia atas Haiti (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laga Skotlandia vs Brasil akan menjadi pertandingan krusial pada matchday terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Bagi Skotlandia, pertandingan ini menghadirkan peluang untuk mencatat sejarah baru di ajang sepak bola terbesar dunia. Tim asuhan Steve Clarke masih memiliki kesempatan melaju ke fase gugur untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Sementara itu, Brasil datang dengan misi mengamankan posisi puncak klasemen Grup C. Tim berjuluk Selecao berada dalam posisi yang menguntungkan setelah meraih kemenangan meyakinkan pada laga kedua.


Skotlandia Berjuang Wujudkan Mimpi Lolos

Para pemain Timnas Skotlandia minum saat istirahat hidrasi selama pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Haiti dan Skotlandia di Stadion Boston pada 13 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Buda Mendes/Getty Images melalui AFP)

Skotlandia membuka perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting 1-0 atas Haiti. Namun, mereka kemudian takluk 0-1 dari Maroko dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Gol cepat Ismael Saibari pada menit awal menjadi pembeda dalam laga tersebut. Meski kalah, Steve Clarke tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya saat menghadapi salah satu tim kuat dunia.

Clarke menilai timnya mampu bersaing dengan lawan berkualitas tinggi. Ia mengatakan para pemainnya menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing melawan tim-tim 10 besar dunia.

Saat ini, peluang Skotlandia untuk mewujudkan mimpi lolos ke fase gugur masih terbuka. Kemenangan atas Brasil akan memastikan mereka finis di dua besar Grup C dan melangkah ke babak berikutnya.

Hasil imbang juga berpotensi cukup untuk membawa Skotlandia ke fase gugur. Karena itu, laga Skotlandia vs Brasil menjadi penentuan nasib mereka di turnamen ini.

Meski demikian, catatan pertemuan tidak berpihak kepada Skotlandia. Dari delapan pertemuan sebelumnya melawan Brasil, mereka menelan enam kekalahan dan dua hasil imbang.


Brasil Incar Status Juara Grup

Tiga pemain Brasil, Vinicius Junior, Matheus Cunha, dan Lucas Paqueta, merayakan gol ke gawang Haiti dalam laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Philadelphia, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. (AP Photo/Petr David Josek)

Brasil memulai turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Maroko. Mereka kemudian bangkit lewat kemenangan 3-0 atas Haiti pada pertandingan kedua.

Matheus Cunha menjadi bintang kemenangan melalui dua gol yang dicetaknya. Satu gol lainnya lahir dari kaki Vinicius Junior pada babak pertama.

Kemenangan tersebut memperlihatkan ketajaman lini depan Brasil. Sepanjang sejarah Piala Dunia, Brasil kini telah mencetak sedikitnya tiga gol dalam satu pertandingan sebanyak 41 kali.

Pelatih Carlo Ancelotti memuji penampilan timnya setelah laga melawan Haiti. Ia menilai performa Selecao saat itu sangat lengkap dan efektif di berbagai aspek permainan.

Brasil hanya perlu menyamai atau melampaui hasil yang diraih Maroko saat menghadapi Haiti untuk memastikan posisi puncak grup. Namun, mereka tetap harus waspada terhadap motivasi tinggi yang dimiliki Skotlandia.

Sejarah juga memberi peringatan bagi Brasil menjelang pertandingan ini. Tiga kekalahan terakhir mereka pada fase grup Piala Dunia terjadi tepat pada laga ketiga penyisihan grup.

Fakta tersebut membuat duel Skotlandia vs Brasil diperkirakan berlangsung sengit. Skotlandia berusaha mencetak sejarah, sedangkan Brasil ingin menjaga status sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.

Sumber: Sports Mole

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya