Liputan6.com, Jakarta - China kini menjadi negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia. Berdasarkan Hurun Global Rich List 2026, Negeri Tirai Bambu memiliki 1.110 miliarder, melampaui Amerika Serikat yang memiliki 1.000 miliarder.
Dikutip dari Visual Capitalist, Rabu (24/6/2026), data tersebut menunjukkan konsentrasi kekayaan global yang semakin besar di dua negara ekonomi terbesar dunia tersebut. Secara gabungan, China dan Amerika Serikat menampung lebih dari separuh populasi miliarder dunia.
Advertisement
Perhitungan kekayaan dalam laporan ini menggunakan data per 15 Januari 2026.
Menurut Hurun, sekitar 75% miliarder China saat ini bahkan belum masuk daftar 10 tahun lalu. Hal ini menggambarkan betapa cepatnya pertumbuhan kekayaan di negara tersebut dalam satu dekade terakhir.
Sementara itu, Amerika Serikat tetap menjadi salah satu pusat kekayaan terbesar dunia berkat pasar modal yang kuat, dominasi sektor teknologi, serta ekosistem kewirausahaan yang berkembang selama puluhan tahun.
Meski kini berada di posisi kedua, Amerika Serikat masih menyumbang sekitar seperempat populasi miliarder dunia dan memiliki jumlah individu ultra-kaya dengan kekayaan lebih dari US$ 30 juta yang sangat besar.
Daftar 15 Negara
Berikut daftar negara dengan jumlah miliarder terbanyak menurut Hurun Global Rich List 2026:
- China — 1.110 miliarder
- Amerika Serikat — 1.000 miliarder
- India — 308 miliarder
- Jerman — 171 miliarder
- Inggris — 150 miliarder
- Swiss — 114 miliarder
- Rusia — 105 miliarder
- Brasil — 77 miliarder
- Kanada — 75 miliarder
- Italia — 73 miliarder
- Prancis — 71 miliarder
- Australia — 61 miliarder
- Singapura — 59 miliarder
- Indonesia — 44 miliarder
- Jepang — 42 miliarder
India Nomor Tiga, Indonesia Masuk 15 Besar
India menempati posisi ketiga dengan 308 miliarder, jauh di atas negara Eropa dengan jumlah miliarder terbesar, yakni Jerman yang memiliki 171 miliarder.
Pertumbuhan jumlah orang kaya di India didorong oleh berkembangnya pasar konsumen domestik, sektor teknologi, dan industri manufaktur yang terus tumbuh. Dengan populasi yang besar dan tingkat kekayaan yang meningkat, India diperkirakan masih berpotensi menambah jumlah miliarder dalam beberapa tahun ke depan.
Di kawasan Asia Tenggara, Singapura berada di posisi ke-13 dengan 59 miliarder. Sementara itu, Indonesia menempati peringkat ke-14 dengan 44 miliarder, mengungguli Jepang yang memiliki 42 miliarder.
Di Eropa, Jerman menjadi negara dengan jumlah miliarder terbanyak, disusul Inggris dengan 150 miliarder. Swiss juga menarik perhatian karena memiliki 114 miliarder meski jumlah penduduknya relatif kecil dibandingkan negara-negara besar lainnya.
Data tersebut menunjukkan bahwa pusat-pusat kekayaan dunia masih terkonsentrasi di Asia, Amerika Utara, dan Eropa, dengan China dan Amerika Serikat tetap menjadi dua kekuatan utama dalam penciptaan kekayaan global.