SOCI Terbitkan Sukuk Rp 500 Miliar

SOCI siap rilis Sukuk Ijarah Tahap I Rp 500 miliar dengan indikasi imbal hasil 7,35%-8,00%. Dana akan dipakai untuk bayar sebagian utang sindikasi.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 22 Juni 2026, 15:55 WIB
Armada yang dimiliki oleh PT Soechi Lines Tbk (SOCI). (Foto: soechi.com)

Liputan6.com, Jakarta - PT Soechi Lines Tbk (Kode Saham BEI: SOCI) melakukan pengumuman Prospektus Ringkas dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Berkelanjutan I Soechi Lines dengan target dana sebesar Rp 3 triliun.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Senin (22/6/2026) dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Soechi Lines Tahap I Tahun 2026 (Sukuk Ijarah) dengan sisa imbalan ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar.

Sukuk Ijarah akan diterbitkan dalam 2 Seri, yakni Seri A yang memiliki tenor 3 tahun dan Seri B yang memiliki tenor 5 tahun. Seluruh dana atas hasil penerbitan Sukuk Ijarah, setelah dikurangi oleh biaya-biaya emisi, akan digunakan sepenuhnya untuk pembayaran sebagian pokok utang pinjaman sindikasi kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk.

Adapun objek Ijarah atas penerbitan Sukuk Ijarah ialah hak manfaat berupa hasil sewa atas 2 unit kapal tanker yang dimiliki oleh Perusahaan Anak Perseroan. Kedua kapal tanker tersebut masing-masing memiliki ukuran 109.325 DWT dan 45.800 DWT.

Perseroan mencatta bahwa sukuk Ijarah telah memperoleh peringkat idAAA (sy)(sf) (Triple A Syariah; Structured Finance), dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Perseroan Adakan Dana Cadangan

Di dalam penerbitan Sukuk Ijarah ini, Perseroan akan mengadakan Dana Cadangan (Sinking Fund) untuk pembayaran yang mencakup sebagai Cicilan Imbalan Ijarah sebanyak 1 kali setiap triwulan untuk masing-masing Seri Sukuk Ijarah, yang tersedia paling lambat 20 Hari Kerja setelah Tanggal Emisi, atau 20 Hari Kerja setelah Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah, jika terpakai.

Kemudian sisa imbalan ijarah sejak 12 bulan hingga 3 bulan sebelum Tanggal Pembayaran Sisa Imbalan Ijarah untuk masing- masing Seri Sukuk Ijarah.

Lebih lanjut, penerbitan Sukuk Ijarah oleh Perseroan juga didukung oleh Fasilitas Pembiayaan Pendukung yakni berupa fasilitas pembiayaan subordinasi Subordinated Financing Facility dengan prinsip Line Facility Al Musyarakah Mutanaqisah Refinancing dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI), dengan limit pembiayaan maksimum senilai Rp 3 triliun.

Fasilitas pembiayaan Pendukung ini dimaksudkan untuk memastikantersedianya Dana Cadangan (Sinking Fund) sehubungan dengan penerbitan Sukuk Perseroan.

Pelaksanaan Penawaran Awal (Bookbuilding) atas Sukuk ijarah ialah selama periode 19-23 Juni 2026. Indikasi imbal hasil atas Sukuk Ijarah ialah 7,35%-8,00% untuk Sukuk Ijarah Seri A dan Seri B.

 

Dampak operasional

Lebih lanjut, Perseroan menyampaikan bahwa rencana penerbitan Sukuk Ijarah merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk mendukung kebutuhan pendanaan Perseroan.

Perseroan menyatakan tidak terdapat dampak hukum tertentu yang ditimbulkan atas rencana penerbitan Sukuk Ijarah tersebut. Selain itu, rencana penerbitan Sukuk Ijarah akan memperkuat strukturpendanaan Perseroan.

Selain itu, Perseroan menyatakan rencana penerbitan Sukuk Ijarah diharapkan dapat mendukung kelangsungan usaha Perseroan dalam jangka panjang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya