Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan saham Senin, (22/6/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,07% ke level 6.177 pada penutupan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Asing mencatatkan aksi jual sebesar Rp 3,14 triliun pada pasar regular.
Advertisement
“Melihat hal tersebut, kami memprediksikan IHSG pada hari ini sideways cenderung melemah,” ujar Senior Analyst Retail Research, BNI Sekuritas, Kevin Juido Hutabarat dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.117 dan 6.080. Sedangkan di level resistance di 6.209 dan 6.245.
Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, level support penting IHSG terletak di 6.030-5.930, jika IHSG masih perlu konsolidasi lagi. “IHSG tengah membuat pola bullish reversal inverted head and shoulders yang perlu dikonfirmasi oleh tembusnya di level resistance neckline 6.300,” demikian seperti dikutip.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Kevin memilih saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: TPIA, ADRO, DEWA, ISAT, NCKL, AMRT
- TPIA Spec Buy dengan area beli di 2.000-2.060 cutloss di bawah 2.000. Target dekat di 2.090-2.130.
- ADRO Spec Buy dengan area beli di 2.180-2.200, cutloss di bawah 2.170. Target dekat di 2.280-2.320.
- DEWA Spec Buy dengan area beli di 360-366, cutloss di bawah 360. Target dekat di 374-380.
- ISAT Spec Buy dengan area beli di 1.700-1.720, cutloss di bawah 1.700. Target dekat di 1.750-1.780.
- NCKL Spec Buy dengan area beli di 840-860, cutloss di bawah 830. Target dekat di 890-920.
- AMRT Spec Buy dengan area beli di 1.330-1.350, cutloss di bawah 1.330. Target dekat di 1.380-1.410.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Pembukaan IHSG pada 22 Juni 2026
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada awal sesi perdagangan saham Senin, (22/6/2026). Awal sesi, IHSG kembali ke posisi 6.200 dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat ke 17.794.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik 0,65% menjadi 6.217,04. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau. IHSG menguat 0,50% ke 6.207. Saat dipantau pukul 09.02 WIB, IHSG berbalik arah melemah, kemudian kembali ke zona hijau.
Indeks saham LQ45 turun 0,11% menjadi 608. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.226,71 dan level terendah 6.156,34. Sebanyak 221 saham melemah sehingga bebani IHSG. 261 saham mengaut. 206 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 126.065 kali dengan volume perdagangan saham 1,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.805.
Sektor saham bervariasi pada awal sesi perdagangan. Sektor saham infrastruktur melonjak 2,57%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi mendaki 0,81%, sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,40%, sektor saham kesehatan mendaki 0,24%, dan sektor saham teknologi melonjak 0,71%.
Sementara itu, sektor saham basic turun 0,28%, sektor saham industri merosot 0,99%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,10%. Lalu sektor saham keuangan terpangkas 0,37%, sektor saham properti melemah 0,10%, sektor saham transportasi turun 0,34%.