Liputan6.com, Jakarta - Claude Guillemot, salah satu dari lima bersaudara yang mendirikan raksasa game Ubisoft pada 1986, meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat di sebuah ladang dekat bandara La Baule di pantai barat Prancis, Jumat sore (19/6/2026) waktu setempat.
Selain dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan Ubisoft, pria 69 tahun itu juga sukses mendirikan perusahaan aksesori gaming Guillemot Corporation.
Advertisement
Ya, dunia gaming global tidak akan pernah sama tanpa sentuhan tangan dingin Claude. Melalui posisinya di Guillemot Corporation dan Ubisoft, ia adalah arsitek penting yang ikut menentukan arah industri hiburan digital dunia.
Sebagai Chairman sekaligus CEO Guillemot Corporation, pria kelahiran 30 Oktober 1956 ini memimpin pengembangan ekosistem perangkat keras gaming yang sangat disegani.
Di bawah komandonya sejak 1997, perusahaan sukses menelurkan solusi audio lewat merek Hercules, serta aksesori gaming ikonik untuk PC, ponsel, dan konsol di bawah bendera Thrustmaster.
Bukan sekadar jago kandang, Claude berhasil membawa produk-produk tersebut menembus pasar internasional. Saat ini, sebagaimana dikutip dari laman Ubisoft, Minggu (21/6/2026), jaringan distribusinya telah mencakup lebih dari 140 negara.
Ekspansi masif ini disokong oleh fondasi kuat berupa pusat riset dan pengembangan (R&D), serta pusat komersial dan logistik yang tersebar di wilayah strategis seperti Eropa, Kanada, dan China.
Pengalaman Hidup di Asia
Jauh sebelum membesarkan Thrustmaster, Claude telah mengukir sejarah besar saat ikut melahirkan Ubisoft pada 1986 bersama empat saudaranya: Christian, Gérard, Michel, dan Yves Guillemot.
Di emiten raksasa tersebut, ia menjabat sebagai Anggota Dewan Direksi sekaligus Executive Vice-President yang membawahi bidang operasional.
Kehadiran Claude di dewan direksi Ubisoft membawa pengaruh yang sangat krusial. Ia menyuntikkan semangat kewirausahaan yang kuat ke dalam tubuh perusahaan.
Pengalamannya hidup dan menetap di Asia memberinya perspektif unik mengenai dinamika pasar Timur yang kerap sulit ditembus perusahaan Barat. Rekam jejak global inilah yang membantu Ubisoft dan Guillemot Corp tetap adaptif di tengah sengitnya kompetisi industri teknologi.
Master Ekonomi dan Komputasi
Selain visi bisnis, kekuatan utama Claude terletak pada pemahaman mendalamnya terhadap teknologi gaming. Ia menguasai seluk-beluk perangkat keras, mulai dari kompatibilitas PC, performa konsol, hingga sensitivitas aksesori penunjang.
Pemahaman teknis ini tidak lepas dari latar belakang akademisnya yang solid. Ia merupakan lulusan Magister Ilmu Ekonomi dari Rennes 1 University dan mengantongi sertifikat Komputasi Industri dari ICAM Lille, Prancis.
Melalui kombinasi keahlian ekonomi dan penguasaan teknologi komputasi, Claude Guillemot bukan sekadar eksekutif yang duduk di balik meja.
Ia adalah arsitek industri yang terus mendorong batas inovasi, memastikan bahwa setiap perangkat keras yang menyokong pengalaman bermain game jutaan orang di seluruh dunia tetap relevan dan bertenaga.