Pertamina Gas Perkuat Pasokan Energi Industri di KEK Sei Mangkei

Manajemen Pertamina Gas menyebutkan, kehadiran gas bumi turut mendukung pertumbuhan industri di kawasan.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 20 Juni 2026, 17:55 WIB
Pengembangan jaringan gas bumi di KEK Sei Mangkei merupakan bagian dari strategi Pertagas Group. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Subholding Gas Pertamina terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung pengembangan industri hilir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Upaya tersebut ditandai dengan dimulainya proses gas-in dan commissioning untuk fasilitas milik PT Guthrie International Sei Mangkei Refinery (GISMR), perusahaan pengolahan dan pemurnian kelapa sawit yang bersiap memasuki tahap operasi komersial penuh pada Juni 2026.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, mengatakan pengembangan jaringan gas bumi di KEK Sei Mangkei merupakan bagian dari strategi Pertagas Group untuk mendukung pertumbuhan investasi dan aktivitas industri di kawasan strategis nasional.

"Kehadiran gas bumi tidak hanya mendukung kebutuhan energi pelanggan secara andal, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan industri di kawasan,” ucapnya dalam keterangan, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Dia menuturkan, gas bumi tidak hanya menjadi sumber energi yang andal bagi pelaku usaha, tetapi juga berperan dalam meningkatkan daya saing industri melalui efisiensi biaya dan operasional.

“Melalui sinergi antara Pertagas dan PTGN, kami terus menghadirkan solusi energi yang terintegrasi guna mendukung pengembangan industri hilir yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Indra.

Dalam tahap commissioning, PTGN menyalurkan gas bumi ke GISMR dengan volume antara 209 hingga 1.330 MMBTU per hari. Pasokan tersebut digunakan untuk pengujian utilitas pabrik, terutama operasional boiler, sebelum fasilitas memasuki tahap produksi penuh.

Presiden Direktur PT Pertagas Niaga, Toto Yulianto, menilai penyaluran gas pada tahap awal operasional menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan fasilitas industri sekaligus memperkuat sektor hilir nasional.

"PT Pertagas Niaga berkomitmen menghadirkan pasokan gas bumi yang andal untuk mendukung kebutuhan energi industri,” ujarnya.

 

 

Pemanfaatan Gas Bumi

Ilustrasi Kawasan Industri.

Ia berharap, pemanfaatan gas bumi dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sekaligus mendorong perkembangan KEK Sei Mangkei sebagai salah satu pusat industri strategis di Sumatera Utara.

"Kami berharap pemanfaatan gas bumi ini dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, sekaligus memperkuat pengembangan kawasan industri strategis seperti KEK Sei Mangkei,” harap Toto.

Pasokan gas bumi untuk GISMR disediakan oleh PT Pertagas Niaga (PTGN), anak usaha PT Pertamina Gas (Pertagas), sementara infrastruktur pendukungnya dibangun oleh Pertagas. Kehadiran GISMR menambah daftar industri di KEK Sei Mangkei yang memanfaatkan gas bumi sebagai sumber energi utama.

Sebelumnya, PTGN telah memasok gas bumi kepada PT Evyap Sabun Indonesia (ESI), perusahaan oleokimia yang beroperasi di kawasan tersebut, dengan volume mencapai 3.800 MMBTUD. Bertambahnya pengguna gas bumi di KEK Sei Mangkei mencerminkan meningkatnya peran energi gas dalam mendukung efisiensi operasional dan pengembangan industri hilir.

Untuk menunjang kebutuhan pelanggan industri, Pertagas membangun pipa interkoneksi yang menghubungkan jaringan gas eksisting dengan fasilitas GISMR. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memastikan pasokan energi dapat tersalurkan secara aman dan berkelanjutan.

Pertagas Salurkan Gas Bumi di KEK Sei Mangkei Sumatera Utara

PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi guna memastikan pasokan energi yang stabil, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama anak usahanya PT Pertagas Niaga (PTGN) menyalurkan energi bersih di kawasan industri nasional melalui pengaliran gas bumi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatra Utara.

Pertagas berperan sebagai yang membangun fasilitas dan infrastruktur pipa extension KEK Sei Mangkei, kemudian PTGN melaksanakan niaga gas bumi kepada pelanggan industri.

PTGN mendistribusikan gas bumi kepada PT Evyap Sabun Indonesia (ESI) sejak Januari 2026, dengan kenaikan volume secara bertahap hingga mencapai 3.800 MMBTUD. Adapun pelanggan ini merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak pada bidang sektor industri oleochemical.

President Director PTGN Toto Yulianto menyatakan, penyaluran gas bumi ke KEK Sei Mangkei merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor industri nasional.

Ia berharap, penyaluran gas bumi di KEK Sei Mangkei dapat meningkatkan keandalan pasokan energi di kawasan industri strategis nasional sekaligus memperkuat daya saing industri hilir berbasis kimia dan oleochemical di Indonesia.

"Kami percaya pemanfaatan gas bumi akan membantu sektor industri oleochemical bertumbuh dan mendapat efisiensi operasional serta sekaligus mendukung target dekarbonisasi industri nasional,” ujar Toto, Senin (9/2/2026).

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya