Liputan6.com, Washington, D.C. - Tanggal 23 Juni menjadi salah satu momen penting dalam sejarah teknologi. Pada hari itu tahun 1868, paten pertama untuk mesin ketik resmi diberikan, menjadi tonggak lahirnya perangkat yang kemudian mengubah cara manusia menulis dan bekerja sebelum era komputer.
Dilansir pada Selasa (23/6/2026) dari National Council of Teachers of English (NCTE), mesin ketik pertama dipatenkan oleh Christopher Latham Sholes, Carlos Glidden, dan Samuel W. Soule di Amerika Serikat. Bentuk awalnya jauh berbeda dengan mesin ketik yang dikenal saat ini karena tombol-tombolnya lebih menyerupai tuts piano daripada papan ketik modern.
Advertisement
Paten tersebut kemudian dijual kepada perusahaan E. Remington & Sons, yang saat itu dikenal sebagai produsen mesin jahit. Perusahaan itu mulai memproduksi mesin ketik secara komersial pada 1 Maret 1873 dengan nama Sholes and Glidden Type-Writer, yang kemudian berkembang menjadi Remington Typewriter.
Mesin ketik buatan Remington inilah yang turut memopulerkan tata letak tombol QWERTY, susunan keyboard yang hingga kini masih digunakan pada komputer, laptop, hingga sebagian besar perangkat digital modern.
Pada masanya, kehadiran mesin ketik dianggap sebagai inovasi revolusioner bagi dunia bisnis di Amerika Serikat. Perangkat tersebut mempercepat proses pengetikan dokumen dan menjadi alat penting di berbagai kantor selama puluhan tahun sebelum komputer mulai digunakan secara luas.
NCTE juga menilai evolusi mesin ketik menjadi komputer dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik. Perbandingan antara mesin ketik manual, mesin ketik listrik, dan komputer modern dapat membantu memahami perkembangan teknologi penulisan, mulai dari bentuk perangkat hingga cara menghasilkan dokumen.