IHSG Bergejolak Usai Rilis MSCI

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka melemah kemudian berbalik arah menghijau pada awal sesi perdagangan saham, Jumat, (19/6/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 19 Juni 2026, 09:00 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan  (IHSG) melanjutkan koreksi pada pembukaan perdagangan saham, Jumat, (19/6/2026). IHSG hari ini melemah usai MSCI merilis laporan terbaru mengenai hasil tinjauan aksesibilitas pasar global termasuk Indonesia.

Mengutip data RTI, saat dipantau pukul 08.58 WIB, IHSG dibuka turun 0,18% menjadi 6.161 dari penutupan sebelumnya 6.172,34. Saat dipantau pukul 09.00 WIB, IHSG melemah tipis 0,03% ke 6.170. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG berbalik arah menghijau. IHSG naik 0,34% menjadi 6.193. Indeks LQ45 naik 0,40% menjadi 619. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Ketika dipantau pukul 09.09 WIB, IHSG berbalik arah melemah tipis 0,14% ke 6.162.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.200 dan level terendah 6.156,92. Sebanyak 318 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 125 saham melemah dan 179 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 100.371 kali dengan volume perdagangan saham 1,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.826.

Sebagian besar sektor saham menghijau pada Jumat pagi ini. Sektor saham energi naik 1,1%, sektor saham basic menanjak 0,60%, sektor saham industri bertambah 1,09%.

Lalu sektor saham consumernonsiklikal melompat 1,03%, sektor saham consumer siklikal melonjak 0,67%, sektor saham keuangan bertambah 0,36%, sektor saham properti melompat 0,36%. Lalu sektor saham teknologi melonjak 0,37%, sektor saham infrastruktur mendaki 0,01% dan sektor saham transportasi menguat 0,54%.

Awal sesi perdagangan, saham ASII naik 1,05% menjadi Rp 4.810 per saham. Harga saham ASII dibuka stagnan di Rp 4.770 per saham. Saham ASII berada di level tertinggi Rp 4.830 dan terendah Rp 4.770 per saham. Total frekuensi perdagangan 430 kali dengan volume perdagangan saham 15.017 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,6 miliar.

Harga saham BUMI menguat 1,17% menjadi Rp 173 per saham. Harga saham BUMI dibuka naik satu poin menjadi Rp 172 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 177 dan terendah Rp 170 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.544 kali dengan volume perdagangan saham 9.090.366 saham. Nilai transaksi Rp 161 miliar.

 Prediksi IHSG

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat pada perdagangan saham Jumat, 19 Juni 2026. IHSG hari ini akan menguji 6.476-6.577. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah 0,78% ke 6.172 dan masih didominasi oleh tekanan jual, tetapi pergerakannya masih mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, adapun penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji 6.475-6.577,” kata dia.

Namun demikian, ia mengimbau untuk tetap mencermati ada koreksi IHSG ke level area 6.051,6.113. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286,6.459.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 6.170-6.400. Adapun penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah merilis hasil tinjauan aksesibilitas pasar global 2026 pada 18 Juni 2026 waktu setempat. Dari laporan MSCI terbaru itu, Indonesia masih bertahan di emerging market atau pasar negara berkembang. Namun, MSCI menyoroti sejumlah hal, salah satunya arus informasi yang turun.

MSCI menurunkan penilaian Information Flow Indonesia dari “+” menjadi “-”. Lembaga tersebut menilai masih terdapat kekhawatiran terkait kemudahan investasi (investability) akibat keterbatasan transparansi dalam struktur kepemilikan saham serta adanya perilaku perdagangan yang terkoordinasi (coordinated trading behavior) yang berpotensi mengganggu proses pembentukan harga saham secara wajar.

 

 

Rekomendasi Saham

Seorang pria memantau layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (BAY ISMOYO/AFP)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA), dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Rekomendasi Teknikal

1.PT Astra International Tbk (ASII) - Buy on Weakness

Saham ASII terkoreksi 0,63% ke 4.770 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi ASII saat ini berada pada bagian dari wave b dari wave (iv),” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 4.590-4.740

Target Price: 5.025, 5.225

Stoploss: below 4.530

 

2.PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) - Trading Buy

Saham ICBP bergerak flat dan ditutup ke 6.625, pergerakannya masih didominasi oleh volume pembelian dan masih mampu berada di atas MA20. Kami memperkirakan, posisi ICBP sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1.

Trading Buy: 6.525-6.600

Target Price: 6.825, 6.950

Stoploss: below 6.500

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3.PT JPFA - Buy on Weakness

Saham JPFA menguat 0,78% ke 1.940 dan didominasi oleh volume pembelian. “Saat ini, posisi JPFA diperkirakan berada pada bagian awal dari wave 4 dari wave (C),” ujar dia.

Buy on Weakness: 1.870-1.930

Target Price: 2.100, 2.210

Stoploss: below 1.805

 

4.PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) - Buy on Weakness

Saham PANI menguat 5,45% ke 6.775 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi pergerakannya masih berada di bawah MA20.

“Kami memperkirakan, posisi PANI saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C),” kata dia.

Buy on Weakness: 4.840-5.950

Target Price: 7.425, 9.025

Stoploss: below 4.700

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya