Liputan6.com, Jakarta - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mencatatkan penjualan konsolidasi sebesar Rp 165,08 miliar sepanjang 2025. Angka ini meningkat sekitar 2,48% dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) yang disesuaikan Rp 9,2 miliar atau meningkat 13,53% dari perolehan tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut didukung oleh penambahan kapasitas produksi, strategi inovasi produk, perluasan saluran distribusi serta peningkatan efisiensi operasional.
Advertisement
Perseroan juga menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II). Hingga 31 Desember 2025, dana hasil PMHMETD II telah digunakan sesuai rencana yang telah disampaikan kepada regulator, dengan sisa dana yang masih ditempatkan pada instrumen perbankan guna menjaga likuiditas dan mendukung kebutuhan pengembangan usaha Perseroan di masa mendatang.
"Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan untuk memperkuat fundamental bisnis. Dengan dukungan struktur permodalan yang lebih kuat serta disiplin dalam pengelolaan biaya, kami percaya Win&Co berada pada jalur yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan," kata Direktur Utama Win&Co Group Sugianto Soenario, Kamis (18/6/2026).
Pada 2025, Win&Co Group menjalankan berbagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan berhasil menyelesaikan PMHMETD II yang menghimpun dana sebesar Rp 266,96 miliar guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung kebutuhan modal kerja.
Selain itu, Perseroan juga melakukan transformasi digital melalui implementasi sistem ERP berbasis SAP, meningkatkan kapasitas produksi hingga 12.000 ton per tahun, memperluas jaringan distribusi dan pelanggan B2B, serta memperkuat penetrasi pasar melalui berbagai inisiatif pemasaran dan kerja sama strategis.
COCO Akuisisi Momogi Group, Perluas Pasar Indonesia dan Vietnam
Sebelumnya, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (kode saham COCO) yang dikenal dengan brand Win&Co Group menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA), atau perjanjian jual-beli bersyarat terkait rencana pengambilalihan saham PT Sari Murni Abadi (Momogi Group).
Berdasarkan CSPA, Win&Co Group akan mengambil alih sebanyak-banyaknya 99,99 persenkepemilikan saham atas Momogi Group setelah sejumlah kondisi prasyarat terpenuhi.
Rencana akuisisi inidilakukan karena Momogi Group dinilai punya potensial sinergi dan kesinambunganportofolio produk dengan Win&Co Group, distribusi dan jaringan akses internasional disejumlah negara berkembang dengan pertumbuhan konsumsi yang tinggi di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.
Direktur Utama Win&Co Group Sugianto Soenario menyampaikan, rencana akuisisi Momogi Group merupakan potensi sinergi yang besar dari sisi pengembangan produk, distribusi, hingga perluasan pasar.
"Melalui transaksi ini, Win&Co Group juga akan memperluas bisnis perseroan menjadi food and ingredients dengan akses ke dua pasar dengan pertumbuhan konsumsi tercepat di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Vietnam," ujar Sugianto, Kamis (7/5/2026).
Punya Pondasi Kuat
Berdasarkan data Statista, pasar makanan ringan di Asia Tenggara diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 6–8 persen hingga 2030. Didorong oleh pertumbuhan kelas menengah, urbanisasi, serta peningkatan konsumsiproduk makanan praktis di kawasan tersebut.
Win&Co Group melihat Momogi Group sebagai mitra strategis yang memiliki pondasi bisnis yang kuat, baik di pasar domestik maupun internasional. Selain itu, akuisisi terhadap Bibica Corporation turut memperluasakses pasar perusahaan di kawasan Asia Tenggara. Karena entitas gabungan ini akan memiliki pangsa pasar yang signifikan di Indonesia dan Vietnam, dengan akses ke lebih dari 270 juta konsumen di Indonesia dan sekitar 100 juta konsumen di Vietnam.
Direktur Momogi Group Servin Njoo menilai, transaksi ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam memperkuat struktur bisnis dan memperluas jangkauan pertumbuhan, baik di pasar domestik maupun internasional.
"Kami melihat kolaborasi dengan Win&Co Group sebagai peluang untuk menciptakan nilai tambah melalui sinergi portofolio dan kapabilitas yang saling melengkapi. Dengan bergabungnya kekuatan brand dan jaringan yang dimiliki masing-masing pihak, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan ke depan," ungkapnya.