Khidmat, Perayaan Galungan di Bali

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 17 Juni 2026, 14:40 WIB
Umat Hindu Bali Rayakan Hari Raya Galungan
Hari ini, Rabu 17 Juni 2026, Umat Hindu Bali merayakan Hari Raya Galungan. Hari suci ini dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan penanggalan kalender Bali. Perayaan Hari Raya Galungan juga sebagai bentuk peringatan atas terciptanya alam semesta beserta isinya. Selain itu, Galungan juga dimaknai sebagai momen untuk menyucikan diri dan memperkuat spiritualitas. Esensi utama dari perayaan suci ini adalah menyatukan kekuatan rohani agar umat manusia memperoleh pikiran yang jernih dan pendirian yang terang. Pembersihan rohani ini menjadi modal utama dalam memenangkan dharma (kebaikan) atas adharma (keburukan) di dalam diri manusia. Di Bali, Hari Raya Galungan yang dirayakan umat Hindu merupakan salah satu tradisi keagamaan yang paling dikenal wisatawan saat berkunjung ke Pulau Dewata.
Umat Hindu berdoa saat perayaan Galungan di Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Umat Hindu meletakkan persembahannya sebelum berdoa untuk merayakan Hari Raya Galungan di sebuah pura, Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Umat Hindu meletakkan sesajinya di atas meja untuk merayakan Hari Raya Galungan di sebuah pura, Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Umat Hindu meletakkan sesajinya di atas meja sebelum berdoa untuk merayakan Hari Raya Galungan di sebuah pura, Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Umat Hindu meletakkan sesajinya di atas meja untuk merayakan Hari Raya Galungan di sebuah pura, Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Umat Hindu berdoa untuk merayakan Hari Raya Galungan di sebuah pura, Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
Umat Hindu berdoa untuk merayakan Hari Raya Galungan di sebuah pura, Denpasar, Bali, Rabu 17 Juni 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya