78 Tahun 260 Hari, Dick Advocaat Ukir Sejarah Pelatih Tertua di Piala Dunia

Dick Advocaat mencatat sejarah sebagai pelatih tertua di Piala Dunia saat memimpin Curacao melawan Jerman. Rekor itu lahir di usia 78 tahun 260 hari.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 15 Juni 2026, 03:42 WIB
Ekspresi pelatih Belanda, Dick Advocaat saat melihat timnya melawan Swedia pada kualifikasi Piala Dunia 2018 grup A di Amsterdam Arena, Amsterdam (10/10/2017). Belanda menang 2-0. (AFP/Emmanuel Dunand)

Liputan6.com, Jakarta - Curacao harus mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil pahit. Pada laga pertama Grup E yang digelar di Dallas Stadium, Senin (15/6) dini hari WIB, mereka kalah telak 1-7 dari Jerman.

Meski demikian, pertandingan tersebut tetap menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Curacao. Bukan hanya karena mereka mencetak gol pertama di putaran final Piala Dunia, tetapi juga karena sosok di pinggir lapangan yang mengukir rekor istimewa.

Pelatih Curacao, Dick Advocaat, mencatatkan namanya dalam buku sejarah FIFA. Juru taktik asal Belanda itu resmi menjadi pelatih tertua yang pernah memimpin tim dalam pertandingan Piala Dunia putra.

Rekor tersebut menjadi catatan yang sulit diabaikan di tengah dominasi Jerman. Bagi Advocaat, malam di Dallas akan dikenang sebagai momen ketika pengalaman panjangnya mencapai titik baru dalam karier kepelatihan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.


Dick Advocaat Pecahkan Rekor Berusia Puluhan Tahun

Dick Advocaat. Pelatih berusia 74 tahun yang baru saja diangkat sebagai penasihat teknik FC Utrecht pada Maret 2022 ini pernah membesut Sunderland di Liga Inggris mulai Maret hingga Oktober 2015. Ia sukses menghindarkan tim dari degradasi pada akhir musim 2014/2015. (AFP/Lindsey Parnaby)

Saat memimpin Curacao menghadapi Jerman, Dick Advocaat berusia 78 tahun dan 260 hari. Angka tersebut membuatnya melampaui seluruh pelatih yang pernah tampil di panggung Piala Dunia sebelumnya.

Advocaat juga menjadi pelatih pertama dalam sejarah Piala Dunia putra yang memimpin pertandingan pada usia di atas 75 tahun. Rekor ini mempertegas statusnya sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman dalam sejarah sepak bola internasional.

Catatan tersebut menempatkan Advocaat di puncak daftar pelatih tertua Piala Dunia. Ia melampaui Miroslav Koubek, Hugo Broos, Otto Rehhagel, Oscar Tabarez, Louis van Gaal, hingga Cesare Maldini yang sebelumnya menghiasi daftar tersebut.

Rekor itu bahkan masih berpotensi bertambah jauh. Saat Curacao menghadapi Pantai Gading pada laga terakhir fase grup, Advocaat diproyeksikan berusia 78 tahun dan 271 hari, sehingga memperpanjang catatan bersejarah yang baru saja ia buat.


Curacao Kalah Telak, tetapi Masih Menyimpan Harapan

Gelandang Jerman Felix Nmecha (kiri) dilanggar bek Curacao Riechedly Bazoer pada laga Grup E Piala Dunia 2026.. (AFP/Molly Darlington)

Di lapangan, Curacao menghadapi tantangan yang sangat berat melawan Jerman. Tim asuhan Julian Nagelsmann tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 7-1.

Kekalahan tersebut juga mencatatkan rekor yang tidak diinginkan bagi Curacao. Mereka menjadi tim debutan pertama sejak Korea Selatan pada Piala Dunia 1954 yang kebobolan tujuh gol pada pertandingan perdana di putaran final.

Meski kalah telak, Curacao sempat menunjukkan bahwa mereka mampu memberi ancaman. Momen terbaik mereka hadir ketika Livano Comenencia mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-21 dan membuat skor menjadi 1-1.

Performa itu memberi secercah optimisme menjelang dua laga berikutnya melawan Ekuador dan Pantai Gading.

Sumber: Opta

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya