Brasil vs Maroko: Carlo Ancelotti Minta Timnya Tampil Sempurna

Carlo Ancelotti menegaskan Brasil harus tampil nyaris tanpa kesalahan ketika berhadapan dengan Maroko, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 13 Juni 2026, 22:52 WIB
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Brasil bersiap menghadapi ujian penting pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026. Pelatih Carlo Ancelotti menegaskan anak asuhnya harus tampil nyaris tanpa kesalahan ketika berhadapan dengan Maroko di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.

Pelatih asal Italia tersebut menilai Maroko bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, wakil Afrika itu memiliki organisasi permainan yang solid serta kualitas yang merata di seluruh lini.

Ancelotti meminta para pemain Brasil menjaga konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, baik ketika menyerang, bertahan, maupun saat melakukan transisi permainan.

"Maroko adalah tim yang sangat terorganisir dan memiliki kualitas di semua aspek permainan. Kami harus tampil lengkap dan tidak boleh mengabaikan detail apa pun, baik saat bertahan, menyerang, maupun dalam transisi," ujar Ancelotti, dikutip dari laman resmi FIFA.


Ancelotti Pantang Anggap Remeh Maroko

Pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Brasil asal Italia, Carlo Ancelotti (tengah), tersenyum di samping penyerang Raphinha (kanan) selama sesi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 melawan Maroko di Fasilitas Latihan Columbia Park, Morristown, New Jersey, pada 9 Juni 2026. (MAURO PIMENTEL/AFP)

Mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu juga menyoroti pentingnya pertahanan yang disiplin. Selain itu, Brasil dituntut memaksimalkan situasi bola mati yang dinilai bisa menjadi salah satu senjata utama mereka untuk membongkar pertahanan lawan.

Menurut Ancelotti, sepak bola modern telah berkembang pesat sehingga tidak ada lagi tim yang bisa dianggap lemah di level tertinggi seperti Piala Dunia.

"Kami harus sangat waspada dalam bertahan dan memanfaatkan bola mati dengan baik karena kami memiliki kualitas untuk itu. Dalam sepak bola modern tidak ada tim kecil. Maroko adalah salah satu tim terbaik di Afrika," katanya.


Laga Penuh Makna untuk Ancelotti

Pelatih kepala tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti mengamati para pemainnya selama sesi latihan di Sao Paulo, pada 3 Juni 2025. (Nelson ALMEIDA/AFP)

Laga kontra Maroko juga memiliki makna khusus bagi Ancelotti. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari pengalaman pertamanya memimpin Brasil di putaran final Piala Dunia setelah resmi menangani Selecao beberapa waktu lalu.

Pelatih berusia 67 tahun itu mengaku bangga mendapat kesempatan menukangi tim nasional tersukses dalam sejarah Piala Dunia. Brasil hingga kini masih memegang rekor sebagai negara dengan koleksi gelar terbanyak, yakni lima trofi juara dunia.

Ancelotti pun bertekad menikmati setiap momen yang dijalaninya bersama Tim Samba di turnamen akbar empat tahunan tersebut.

"Saya ingin menikmati momen ini dengan penuh sukacita dan kebahagiaan karena ini adalah salah satu momen paling indah dalam hidup saya," ungkapnya.

Brasil mengincar kemenangan atas Maroko untuk memperbesar peluang lolos ke babak berikutnya. Tambahan tiga poin akan menjadi modal berharga bagi Selecao dalam persaingan ketat Grup C.

Selain Maroko, Brasil juga harus bersaing dengan tim nasional Scotland dan Haiti untuk memperebutkan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026. Dengan status sebagai salah satu favorit juara, tekanan sekaligus harapan besar kini berada di pundak skuad asuhan Carlo Ancelotti.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya