Eksistensi Rakit Bambu Penyeberangan Sungai Cisadane

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 11 Juni 2026, 13:30 WIB
Eksistensi Layanan Rakit Bambu Penyeberangan Sungai Cisadane
Di sepanjang aliran Sungai Cisadane, di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdapat layanan rakit bambu penyeberangan atau biasa disebut getek atau eretan yang masih beroperasi. Ini menjadi satu-satunya layanan rakit bambu yang masih bertahan sejak era 1960-an. Rakit bambu yang digerakkan secara manual ini menghubungkan wilayah Ciseeng dan Rumpin. Keberadaannya dinilai penting karena menjadi jalur alternatif yang memangkas jarak tempuh dan waktu dibandingkan melalui akses jalan darat. Dengan tarif Rp 5.000 untuk satu sepeda motor beserta pengendaranya, warga dapat memangkas jarak perjalanan hingga sekitar lima kilometer. Selain menjadi sarana transportasi penyeberangan, rakit bambu tersebut juga menjadi bagian dari aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat yang telah berlangsung selama puluhan tahun di kawasan tepian Sungai Cisadane.
Warga bersama sepeda motornya menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Warga bersama sepeda motornya menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Warga bersama sepeda motornya menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Warga bersama sepeda motornya menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Warga bersiap turun usai menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Warga bersama sepeda motornya menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan rakit bambu di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya