Satu lagi pemain keturunan Indonesia yang berkiprah di negeri Belanda mendapat kesempatan bermain di level tertinggi Liga Belanda (Eredivisie). Kali ini kesempatan diperoleh Ezra Walian, anak muda kelahiran 22 Oktober 1997. Ajax Amsterdam memutuskan untuk memberinya kontrak profesional, setelah menjadi pemain binaan klub yang terkenal sebagai pencetak pemain-pemain top dunia tersebut.
Kabar baik ini pun diberitakan langsung oleh sang pemain lewat akun Twitter resmi miliknya. "Hari ini saya menandatangani kontrak pertama saya. Kontrak ini untuk tiga tahun. Ini hebat! Imipianku menjadi kenyataan," tulisnya lewat akun bernamakan @ezzie1020. Seperti dilansir Goal.com, Senin (30/12/2013), disela tulisan itu terdapat foto Ezra membentangkan jersey kebanggaan dari klub yang telah menjuarai Liga Champions sebanyak empat kali itu.
Sebelumnya, pemain berdarah Manado tersebut, telah memiliki caps bersama Belanda U-17 dimana dia mampu mencetak lima gol dari dua kali penampilan. Dan, kelima gol Ezra pun diraih saat Belanda menumbangkan San Marino U-17, 19 September lalu.
Ezra yang mampu beroperasi sebagai gelandang serang dan striker tersebut masih merasa dekat dengan Indonesia. "Saya sangat dekat dengan kakek dan nenek saya yang berasal dari Indonesia," ujar Ezra. "Dan, dengan darah Indonesia yang saya miliki, saya selalu merasa dekat dengan Indonesia," ungkap pemain andalan Ajax Youth tersebut.
Kabar baik ini pun diberitakan langsung oleh sang pemain lewat akun Twitter resmi miliknya. "Hari ini saya menandatangani kontrak pertama saya. Kontrak ini untuk tiga tahun. Ini hebat! Imipianku menjadi kenyataan," tulisnya lewat akun bernamakan @ezzie1020. Seperti dilansir Goal.com, Senin (30/12/2013), disela tulisan itu terdapat foto Ezra membentangkan jersey kebanggaan dari klub yang telah menjuarai Liga Champions sebanyak empat kali itu.
Sebelumnya, pemain berdarah Manado tersebut, telah memiliki caps bersama Belanda U-17 dimana dia mampu mencetak lima gol dari dua kali penampilan. Dan, kelima gol Ezra pun diraih saat Belanda menumbangkan San Marino U-17, 19 September lalu.
Ezra yang mampu beroperasi sebagai gelandang serang dan striker tersebut masih merasa dekat dengan Indonesia. "Saya sangat dekat dengan kakek dan nenek saya yang berasal dari Indonesia," ujar Ezra. "Dan, dengan darah Indonesia yang saya miliki, saya selalu merasa dekat dengan Indonesia," ungkap pemain andalan Ajax Youth tersebut.