Orang sukses tak melulu menuai kesuksesan dengan mudah. Sebagian besar dari mereka juga merangkak dari bawah, yang terkadang dari pekerjaan orang biasa-biasa saja.
Namun kegigihan mereka membuat kesuksesan lambat laun menghampiri. Sebagian besar orang sukses juga pernah mengalami jatuh bangun saat menentukan jalan karirnya.
Seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (26/12/2013), berikut empat dari delapan pekerjaan orang sukses saat dirinya masih muda:
5. Howard Schultz
Advertisement
Pekerjaan di usia muda: Sales Xerox
Setelah lulus dari Northern Michigan University, Shchultz bekerja sebagai salesman di Xerox. Kesuksesannya membuat dirinya direkrut sebuah perusahaan kopi Swedia pada saat berusia 26 tahun.
Saat bekerja di perusahaan tersebut, dia masuk ke outlet Starbucks pertama di Seattle dan bergabung dengan perusahaan tersebut saat menginjak 29 tahun.
Menurut Schultz, pekerjaannya di Xerox mengajarkan dirinya berbagai pelajaran berharga melebihi apa yang diperolehnya di kampus. Xerox mengajarkannya menjual, memasarkan, presentasi dan tetap rendah diri.6. Roman Abramovich
Pekerjaan di usia muda: Pengusaha kecil
Abramovich merupakan anak yatim yang dibesarkan pamannya. Saat berusia 21 tahun, dia memasuki pasar gelap lewat uang yang diterimanya dari orang tua sang istri. Perusahannya lalu berubah menjadi bisnis legal pada awal 1990.
Saat itu, pria asal Rusia ini telah mampu melikuidasi 20 perusahaan. Sayangnya, pada usia 26 tahun dia ditangkap karena dituduh mencuri properti milik pemerintah.
Dia mengatakan dirinya tidak bersalah dan terdapat masalah dengan sistem perbankan di perusahaannya. Namun pria hebat ini justru mampu menjadi Gubernur Ghukotka, Rusia di usianya yang ke-35.
7. Brad Smith
Pekerjaan di usia muda: Manajer Penjualan Pepsi
Pria yang satu ini mengaku terlibat dalam pertarungan sengit dua perusahaan minuman bersoda, Coca Cola dan Pepsi yang sering disebut `Cola Wars`. Baru lulus dari Marshall University, Smith bergabung dengan Pepsi Bottling Group dengan satu tujuan, menghancurkan Coca-Cola.
Hari-hari pertamanya di dalam Cola Wars mengajarkan dirinya banyak pelajaran kepemimpinan yang melekat hingga sekarang.
Smith akhirnya memperoleh banyak promosi jabatan mulai dari penjualan, pemasaran hingga manajemen umum. Dia lalu memutuskan untuk bergabung dengan Intuit pada 2003 sebagai wakil presiden dan general manajer.
8. Lloyd Blankfein
Pekerjaan di usia muda: Pengacara
Pria yang saat ini menjabat sebagai CEO Goldman Sachs ini tidak memiliki latar belakang finansial sama sekali. Dia merupakan lulusan Harvard dan menjadi pengacara di usia 24 thaun.
Sayangnya, dia merasa pekerjaan tersebut tidak cocok dan menjadikannya sebagai pengacara yang tidak bahagia. Blankfein lalu menjadi perokok berat dan pemain judi. Akhirnya dia memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan investasi J.Aron. (Sis/Nrm)
*Bagi Anda yang ingin mengetahui hasil ujian CPNS 2013 silakan klik di cpns.liputan6.com