Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Sangihe, Potensi Tsunami di 6 Provinsi

BMKG mengaktifkan status peringatan dini tsunami di enam provinsi setelah gempa kuat Magnitudo 7,7 mengguncang Senin pagi.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 08 Juni 2026, 06:46 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia menyusul gempa bumi tektonik berkekuatan besar dengan Magnitudo 7,7 yang mengguncang pada Senin pagi (8/6).

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia menyusul gempa bumi tektonik berkekuatan besar dengan Magnitudo 7,7 di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang mengguncang pada Senin pagi (8/6/2026).

Berdasarkan data resmi dari BMKG, gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 06.37 WIB. Hasil analisis menunjukkan bahwa pusat gempa atau episenter terletak pada koordinat 5,69 Lintang Utara (LU) dan 125,05 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman sumber gempa (hiposenter) berada di 105 kilometer.

Menyusul parameter gempa yang cukup besar tersebut, BMKG langsung menetapkan status peringatan dini tsunami untuk enam wilayah provinsi, yaitu Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku Utara (Malut), dan Kalimantan Timur (Kaltim).

Masyarakat Diminta Waspada

Gempa bumi merupakan bencana alam yang paling rawan terjadi di Indonesia. (Foto: Unsplash/Shefali Lincoln)

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa tersebut.

Masyarakat di wilayah pesisir yang masuk dalam daftar peringatan dini diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dan petunjuk evakuasi dari BPBD dan pemerintah daerah setempat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya