Indonesia gagal menambah pundi-pundi medali dari nomor maraton SEA Games 2013 setelah wakil putra dan putri tidak menempati posisi tiga besar saat mencapai finis di Stadion Wunna Theikdi, Naypyitaw, Myanmar, Senin (16/12/2013).
Pelari putra Indonesia, Yahuza, mencapai finis pada urutan kelima dan Niko Silas hanya berada di urutan ketujuh. Wakil putri Indonesia, Meri Meriana Paijo, bahkan tidak mencapai finis.
Medali emas putra nomor perlombaan ini direbut atlet asal Singapura Ying Ren Mok. Sedang medali perak direbut atlet tuan rumah Thaung Aye. Atlet asal Filipina, Eric Paniqwe, mendapat medali perunggu.
Pada nomor putri, medali emas direbut atlet Vietnam, Thi Bhin Tham. Medali perak dan perunggu direbut oleh atlet tuan rumah Myint Myint Aye dan Pa Pa.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tigor Tanjung mengatakan, semua kemungkinan bisa terjadi pada perlombaan maraton.
"Untuk turun di nomor maraton semuanya harus siap termasuk mental serta perlu pembiasaan," katanya usai melihat perlombaan maraton SEA Games 2013 di Stadion Wunna Theikdi Naypyitaw.
Pelari putra Indonesia, Yahuza, mencapai finis pada urutan kelima dan Niko Silas hanya berada di urutan ketujuh. Wakil putri Indonesia, Meri Meriana Paijo, bahkan tidak mencapai finis.
Medali emas putra nomor perlombaan ini direbut atlet asal Singapura Ying Ren Mok. Sedang medali perak direbut atlet tuan rumah Thaung Aye. Atlet asal Filipina, Eric Paniqwe, mendapat medali perunggu.
Pada nomor putri, medali emas direbut atlet Vietnam, Thi Bhin Tham. Medali perak dan perunggu direbut oleh atlet tuan rumah Myint Myint Aye dan Pa Pa.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tigor Tanjung mengatakan, semua kemungkinan bisa terjadi pada perlombaan maraton.
"Untuk turun di nomor maraton semuanya harus siap termasuk mental serta perlu pembiasaan," katanya usai melihat perlombaan maraton SEA Games 2013 di Stadion Wunna Theikdi Naypyitaw.