Pertamina Bor Sumur Baru di Riau, Hasilkan 903 Barel Minyak per Hari

Pertamina Hulu Rokan menuntaskan pemboran sumur pengembangan Pungut PT-069.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 06 Juni 2026, 21:30 WIB
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil menuntaskan pemboran sumur pengembangan Pungut PT-069 di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil menuntaskan pemboran sumur pengembangan Pungut PT-069 di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, mengatakan uji produksi dilakukan pada 29 Mei 2026 menggunakan pompa listrik Electrical Submersible Pump (ESP). Hasilnya, sumur mampu mengalirkan 903 BOPD minyak dan langsung dihubungkan ke fasilitas produksi.

“Pada 29 Mei lalu telah dilakukan tes produksi dengan laju alir minyak menggunakan pompa listrik ESP sebesar 903 BOPD tanpa kandungan air dan langsung kita produksikan,” ujar Andre dalam keterangan, Sabtu (6/6/2026).

Andre menjelaskan, sumur yang dibor secara miring (directional drilling) hingga kedalaman 3.446 ftMD atau 3.359 TVD itu kini menghasilkan 903 BOPD minyak mentah tanpa kandungan air (0% water cut).

Produksi berasal dari Lapisan Pasir Bekasap di Lapangan Pungut. Pemboran menggunakan Rig ACS-23 diselesaikan dalam 12 hari dengan realisasi biaya hanya 51,37% dari anggaran yang dialokasikan. 

"Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat agar sumur ini dapat terus berproduksi secara optimal dalam jangka waktu yang cukup lama demi mendukung ketahanan energi nasional," pungkasnya.

​Dari Lapangan Pungut, aliran minyak murni tanpa air ini menjadi simbol optimisme baru. Bahwa dengan keahlian, efisiensi, dan semangat, Blok Rokan masih menyimpan potensi besar dalam mendukung ketahanan energi nasional

RUPST Pertamina Hulu Rokan: Perkuat Kemandirian Energi

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memaparkan sejumlah pencapaian dalam RUPST tahun buku 2025, Kamis, (6/4/2026). (Foto: Pertamina)

Sebelumnya, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 dengan tema “One Purpose, One Energy: Strengthening Energy Independence” di Jakarta pada Kamis (4/6/2026).

RUPST tersebut menjadi momentum bagi PHR untuk menegaskan komitmen dalam memperkuat kemandirian energi nasional melalui peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola perusahaan, serta pelaksanaan program berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sepanjang 2025, PHR meraih berbagai prestasi penting yang memperkuat perannya sebagai salah satu tulang punggung produksi migas nasional. PHR mencatatkan rata-rata produksi minyak sebesar 151,55 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 33,48 juta standar kubik feet per hari (MMSCFD). Total setara migas mencapai 157,33 ribu barel minyak ekuivalen per hari (MBOEPD).

Perusahaan juga tetap menjalankan program pengembangan lapangan yang agresif melalui pengeboran 1 sumur eksplorasi, 505 sumur eksploitasi, dan 319 sumur Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL). Atas berbagai upaya yang dilakukan sepanjang tahun 2025, PHR berhasil membukukan capaian KPI Audited sebesar 106,69 persen. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi operasi dan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, menuturkan, 2025 menjadi periode yang menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam menjaga kinerja dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Berbagai pencapaian yang diraih PHR sepanjang tahun 2025 merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus bukti kemampuan perusahaan menjalankan peran strategis sebagai salah satu kontributor utama produksi migas nasional,” ujar dia dikutip dari  keterangan resmi, Kamis pekan ini.

 

Ketahanan Energi

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memaparkan sejumlah pencapaian dalam RUPST tahun buku 2025, Kamis, (6/4/2026). (Foto: Pertamina)

Untuk mendukung ketahanan energi nasional, PHR terus memperkuat operasional melalui penerapan teknologi, digitalisasi, serta penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang dijalankan secara terintegrasi guna memastikan pasokan energi domestik tetap andal, aman, stabil, dan berkelanjutan

Sepanjang 2025, implementasi strategi tersebut tercermin dalam berbagai pencapaian operasional dan inovasi perusahaan, mulai dari peningkatan produksi migas, penambahan sumur baru, penemuan sumber daya hidrokarbon, hingga pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) untuk mengoptimalkan produktivitas lapangan migas mature.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya