Ancaman Maia kepada Al dan El Dinilai Salah oleh Komnas Anak

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyayangkan pernyataan Maia Estianty yang menyuruh Al dan El minta maaf kepada Farhat.

oleh Yazir Farouk diperbarui 29 Nov 2013, 19:30 WIB
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyayangkan pernyataan Maia Estianty yang menyuruh kedua putranya Al dan El meminta maaf kepada Farhat Abbas. Seharusnya, kata Arist, Maia lah yang meminta maaf.

"Tidak ada istilah minta maaf. Harusnya orangtua yang minta maaf. Jangan anggap anak ini anak kemaren sore," kata Arist saat dihubungi wartawan Jumat (29/11/2013)

Apalagi, dalam pernyataannya, Maia sempat mengancam Al dan El bakal tak mengakui sebagai anak lagi bila urung meminta maaf. Justru kata Arist, hal itu meruapakan kekerasan terhadap anak.

"Itu kekerasan juga. Maia juga tidak bijak sebagai Ibu. Bisa-bisa anak-anak mereka diambil saja oleh negara," ucap Arist.

Kritikan Arist ini terkait dengan wacana pertandingan tinju antara El dengan Farhat Abbas. Dia meminta agar pertarungan itu tak digelar dengan alasan apapun. Semua pihak yang terlibat, baik itu Dhani maupun Farhat dinilai gegabah.

Diberitakan sebelumnya, El dan Al menantang Farhat Abbas adu jotos di ring tinju. Mereka kesal karena ayahnya kerap kali dihina pengacara muda itu melalui twitter. El pun sudah mendaftarkan jadwal pertandingannya ke Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina). Namun, Pertina menolak permohonan tersebut karena menganggap El dan Farhat terpaut usia dan berat badan yang cukup jauh. (fei)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya