Liputan6.com, Jakarta - Timnas Norwegia tampil dominan dan mengalahkan Timnas Swedia dengan skor 3-1 dalam pertandingan uji coba internasional yang berlangsung di Ullevaal Stadion, Selasa (2/6/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi bagian dari persiapan kedua negara menjelang Piala Dunia 2026.
Sejak menit awal, pasukan Stale Solbakken langsung menguasai jalannya permainan dengan pendekatan yang agresif. Jorgen Strand Larsen tampil sebagai aktor utama kemenangan lewat dua gol yang bersarang pada menit ke-9 dan ke-37.
Advertisement
Satu gol tambahan Norwegia lahir dari kaki Antonio Nusa di menit ke-18. Adapun Swedia yang diasuh Graham Potter hanya mampu membalas melalui Alexander Isak pada menit ke-76 untuk memperkecil ketertinggalan.
Kemenangan ini menjadi bekal positif bagi Norwegia sebelum memasuki turnamen akbar yang sudah di depan mata. Sebaliknya, Swedia harus menerima sejumlah catatan evaluasi setelah kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah selama 90 menit.
Babak Pertama
Norwegia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit kick-off dibunyikan. Antonio Nusa menjadi momok tersendiri di sisi kiri, berulang kali membuat lini belakang Swedia kelabutan.
Keunggulan pertama tercipta pada menit kesembilan. Umpan terukur Julian Ryerson ke kotak penalti disambut sundulan Jorgen Strand Larsen yang mengarah tepat ke sudut bawah gawang, membuka skor 1-0 untuk tuan rumah.
Swedia berusaha merespons melalui Anthony Elanga dan Gustaf Nilsson. Namun upaya keduanya masih mentah di hadapan tembok pertahanan yang dikawal Torbjorn Heggem dan Kristoffer Ajer.
Norwegia justru memperlebar jarak pada menit ke-18. Sander Berge memberikan umpan matang kepada Antonio Nusa, yang langsung melepaskan tembakan kaki kanan ke pojok bawah gawang, Jacob Widell Zetterstrom tak berdaya menghentikannya.
Tertinggal dua gol, Swedia sempat mendapat peluang terbaik mereka di menit ke-27. Gustaf Nilsson memperoleh dua kesempatan beruntun, namun satu tembakan diblok dan percobaan berikutnya digagalkan kiper Orjan Nyland.
Tekanan Norwegia tak mereda, dengan Strand Larsen, Alexander Sorloth, dan Oscar Bobb terus mengancam. Zetterstrom dipaksa melakukan beberapa penyelamatan penting demi menjaga agar ketertinggalan tim tamu tidak semakin besar.