Cerita Korban Penipuan WO di Jaktim, Tertarik Lihat Promo IG

Sepasang calon pengantin bernama, Aldi dan Feny mengaku menjadi korban penipuan WO Marwah.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 31 Mei 2026, 13:35 WIB
Suasana pernikahan tanpa dekorasi dan makanan diduga menjadi korban penipu oleh Wedding Organizer (WO) di Bekasi, Sabtu 23 Mei 2026. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Polres Jakarta Timur membenarkan pihaknya telah menangkap terduga pelaku wedding organizer yang berkantor di Jakarta Timur. Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal, pelaku ditangkap usai mendapat laporan dari Aldi (32) dan Feny (32) selaku korban.

"Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan owner Wedding Organizer (WO) Marwah yang diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap para calon pengantin," kata Kombes Alfian Nurrizal kepada awak media di Jakarta, seperti dikutip Minggu (31/5/2026).

Kombes Alfian menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga tertipu WO Marwah berjumlah 58 pasangan calon pengantin. Dengan rincian, 56 dari mereka belum jadi melangsungkan pernikahan akibat ulah WO Marwah.

"Dari jumlah tersebut, 2 pasangan telah melaksanakan pernikahan namun tidak memperoleh fasilitas sesuai yang dijanjikan, sedangkan 56 pasangan lainnya belum dapat melaksanakan acara pernikahan yang telah direncanakan," tegas Kombes Alfian.

Kombes Alfian merinci, dari 24 korban yang telah terdata, total kerugian terhitung sudah mencapai sekitar Rp 2.658.885.000 (Rp 2,6 miliar). Angka tersebut diketahui belum dari semua pasangan yang tertipu, artinya jumlah kerugian masih bisa terus bertambah seiring kesaksian korban lain yang akan terus dimintai keterangan.

"Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh modus operandi yang digunakan serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," dia menandasi.

 

Korban Ceritakan Kronologi Penipuan

Salah satu pasangan calon pengantin Aldi (32) dan Feny (32) korban dugaan penipuan penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) di Jakarta Timur melapor ke Polres Metro Jakarta Timur, Minggu 24 Mei 2026. (Antara)

Sementara itu, sepasang calon pengantin bernama, Aldi dan Feny mengaku menjadi korban penipuan WO Marwah. Mereka mengaku tahu bahwa WO yang berkantor di Jakarta Timur itu dari Instagram.

Setelah berkomunikasi intens, akhirnya pasangan tersebut sepakat untuk membayarkan sejumlah dana untuk keperluan mereka menikah sebagai uang pangkal atau DP.

"Awalnya, saya dapat info dari Instagram. Setelah lihat daftar harga (price list) dan paket-paketnya, saya bayar DP dulu. Total kerugian Rp 85,5 juta," kata Feny seperti dikutip awak media.

Feny memilih WO Marwah karena tertarik dengan paket promo yang ditawarkan. Usai membayar uang pangkal, mereka mengaku sudah diajak food testing oleh pihak WO.

 

Awal Munculnya Kecurigaan

Feny pun semakin yakin, sebab turut diajak melihat bagaimana 'dapur' WO itu bekerja seperti tim vendor dekorasi, makeup artist (MUA), pembawa acara atau master of ceremony (MC), hingga contoh pelaminan dan makanan prasmanan.

Feny dan pasangan juga sudah melakukan uji baju pengantin di kantor WO tersebut. Alhasil, pelunasan pun dikirim bertahap. Bahkan saking meyakinkannya, mereka pun menambah jumlah pax pada Mei 2026.

Feny melanjutkan, awal kecurigaan muncul saat persiapan atau technical meeting (TM) yang digelar secara online karena berlangsung sangat singkat.

Tak sampai di situ, pada H-10, pihak gedung yang berlokasi di Bekasi menghubunginya untuk meminta pelunasan sebab dari pihak WO tak kunjung membayar. Feny pun mengonfirmasi kepada pihak WO, namun tak ada respons.

Hingga H-1 sebelum pernikahan, Feny bersama pasangannya, Aldi, mendatangi kantor WO Marwah di JGC (Jakarta Garden City) Cakung, Jakarta Timur. Namun ternyata kantor yang sebelumnya pernah didatanginya sudah kosong.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya