Gelombang Serangan Udara Israel Gempur Wilayah Selatan Lebanon

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 28 Mei 2026, 14:30 WIB
Gelombang Serangan Udara Israel Gempur Wilayah Selatan Lebanon
Israel melancarkan serangan udara ke sekitar kota Tyre di Lebanon Selatan pada Kamis 28 Mei 2026. Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan pusat komando dan infrastruktur militer Hizbullah dan telah mengeluarkan peringatan evakuasi. Eskalasi serangan udara Israel berlangsung sejak Rabu (27/5) hingga Kamis 28 Mei 2026, bertepatan dengan momentum perayaan hari raya Idul Adha bagi warga setempat. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan telah menyerang sekitar 550 target di Lebanon Selatan dan Timur. Serangan di distrik Tyre menyasar wilayah seperti Burj Al-Shamali dan kota Deir Aames. Laporan terbaru mencatat puluhan warga sipil tewas. Sementara, serangan udara di Burj al-Shamali dekat Tyre menewaskan sedikitnya 10 orang dan di kota Deir Aames merenggut 2 korban jiwa.
Bola api dan asap menyembur dari sebuah bangunan setelah serangan Israel di Tyre, Lebanon Selatan, pada Kamis 28 Mei 2026. (KAWANT HAJU/AFP)
Kepulan asap membubung dari lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon Selatan, pada Kamis 28 Mei 2026. (KAWANT HAJU/AFP)
Seorang pria melihat kerusakan di lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon Selatan, pada Kamis 28 Mei 2026. (KAWANT HAJU/AFP)
Kendaraan-kendaraan yang hancur terlihat di lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon Selatan, pada Kamis 28 Mei 2026. (KAWANT HAJU/AFP)
Sebuah bangunan yang hancur terlihat di lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon Selatan, pada Kamis 28 Mei 2026. (KAWANT HAJU/AFP)
Warga menyaksikan seorang pekerja kota mengemudikan buldoser untuk membersihkan puing-puing dari jalan di lokasi serangan Israel di Tyre, Lebanon Selatan, pada Kamis 28 Mei 2026. (KAWANT HAJU/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya