Emiten SMAR Sebar Dividen 2025 Rp 775,49 Miliar

PT Sinar Mas Agro Resources and Technologies Tbk (SMAR) akan membagikan dividen 2025 sebesar Rp 270 per saham. Berikut jadwal pembagiannya.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 27 Mei 2026, 18:00 WIB
PT Sinar Mas Agro Resources and Technologies Tbk (SMAR) akan membagikan dividen tahun buku 2025. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinar Mas Agro Resources and Technologies Tbk (SMAR) akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 775,49 miliar. Dengan demikian, pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 270 per saham.

Keputusan membagikan dividen itu sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2026. Perseroan membagikan dividen tahun buku 2025 sesuai dengan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,58 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 19,41 triliun dan total ekuitas sebesar Rp  22,43 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen tahun buku 2025:

  • Tanggal efektif pada 22 Mei 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 4 Juni 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 5 Juni 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 8 Juni 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 9 Juni 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 8 Juni 2026, waktu 16:00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 18 Juni 2026

Pada penutupan perdagangan saham Selasa, 26 Mei 2026, harga saham SMAR turun 3,35 persen menjadi Rp 5.050 per saham. Harga saham SMAR berada di level tertinggi Rp 5.275 dan level terendah Rp 4.990 per saham. Total frekuensi perdagangan saha 384 kali dengan volume perdagangan saham 2.039 saham. Nilai transaksi Rp 1 miliar.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,23% ke posisi 6.130,19. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,71% menjadi 620,39. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.286,87 dan terendah 6.124,79. Sebanyak 447 saham melemah sehingga menekan IHSG. 241 saham menguat dan 133 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.964.477  kali dengan volume perdagangan saham 24,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.789.

Penggabungan Usaha dengan Entitas Anak

Pekerja berbincang di dekat layar indeks saham gabungan di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Pada pemukaan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini naik tipis 0,09% atau 4,88 poin ke level 5.611,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, Perseroan juga mengumumkan penggabungan usaha PT Perusahaan Perkebunan Panigoran (Panigoran) dengan dan ke dalam perseroan telah efektif.

Perseroan menyebutkan penggabungan telah disetujui pemeganng saham perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan pemegang saham Panigoran pada 22 Mei 2026.

Perseroan dan Panigoran telah menandatangani akta penggabungan juga pada 22 Mei 2026 dan telah diterima oleh Menteri Hukum (Menkum) melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan Nomor AHU-AH.01.09.0292302 pada 25 Mei 2026. Adapun Panigoran merupakan entitas anak perseroan yang dimiliki sebesar 100%.

Perseroan menggabungkan Panigoran yang merupakan entitas anak bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, sentralisasi pengelolaan aset dan sumber daya,pengurangan kompleksitas administratif dan kepatuhan serta penguatan kinerja dan nilai jangka panjang perseroan.

“Penggabungan tidak mengakibatkan perubahan atas struktur permodalan, susunan Direksi dan Dewan Komisaris, Anggaran Dasar Perseroan, kondisi keuangan, visi dan misi, serta strategi bisnis Perseroan sehingga tidak menimbulkan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan,”

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya