Petugas SPBU Dilarang Tidur, Kenapa?

Seluruh pegawai Pertamina yang bertugas menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) diminta untuk tidak lengah menjaga pasokan.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 29 Oktober 2013, 10:40 WIB
Seluruh pegawai Pertamina yang bertugas menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) diminta untuk tidak lengah menjaga pasokan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya saat melakukan kunjungan ke terminal BBM di Merauke, Papua pada Selasa (29/10/2013).

Hanung mengatakan, wilayah Indonesia khususnya Indonesia Timur saat ini sedang berkembang sehingga membutuh pasokan BBM yang mencukupi.

"Pembangunan Merauke wilayah Papua yang bergantung di terminal ini, tidak ada pembangunan kalau tidak ada energi," ujar dia.

Karena itu, menurut Hanung, karyawan yang bertugas sebagai penyalur BBM harus siap siaga menyalurkan BBM ke masyarakat. Pasalnya jika lengah akan berdampak krusial.

"Kita tidak bisa lengah, tidur sesaat tidak bisa, bisa dibayangkan kita berhenti sehari, tidak bisa BBM yang menjadi ekonomi jadi politik,"

Dengan tegas, Hanung menginstruksikan kepada petugas tersebut agar terus menjaga pasokan dan memastikan fasilitas penyalur BBM agar masyarakat bisa terus menikmati BBM bersubsidi dengan harga yang sesui ditetapkan pemerintah.

"Jangan sampai ada gangguan pasokan BBM apapun alasanya, sehingga membuat teman-teman kita di bidang polkam kerepotan, dari sisi fasilitas suplai distribusi BBM saya minta di review antisipasi kedepan," pungkasnya. (Pew/Nur)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya