BRI Perluas Akses Investasi Syariah lewat Kolaborasi dengan Syailendra Capital

BRI bekerja sama dengan Syailendra Capital menghadirkan produk reksa dana syariah di BRImo guna memperluas akses investasi masyarakat.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 26 Mei 2026, 13:42 WIB
Foto dok. BRI

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan Syailendra Capital untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi syariah.

Kolaborasi tersebut ditandai melalui penandatanganan kerja sama distribusi produk reksa dana dalam acara Mutual Fund Distribution Signing Ceremony yang berlangsung di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Selasa (20/5).

Melalui kerja sama ini, produk reksa dana milik Syailendra Capital kini dapat diakses nasabah melalui super app BRImo maupun jaringan kantor cabang BRI di seluruh Indonesia.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat layanan investasi dan wealth management bagi nasabah.

Menurut dia, sinergi antara jaringan luas BRI dan pengalaman Syailendra Capital sebagai salah satu manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia diharapkan mampu menghadirkan layanan investasi yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Bagi BRI, kerja sama ini memperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat,” ujar Aris.

Hadirkan Dua Produk Reksa Dana Syariah

Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yaitu Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). SSMMF merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi berupa instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah serta jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun.

Dengan karakteristik risiko yang relatif rendah dan likuiditas tinggi, produk ini menjadi pilihan yang sesuai bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil yang kompetitif. Per 30 April 2026, SSMMF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99% dengan minimum investasi mulai dari Rp50.000.

Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif melalui strategi investasi pada sukuk korporasi dengan minimal rating A, sehingga risiko kredit relatif lebih terjaga. Selain itu, komposisi portofolionya didominasi instrumen berdurasi relatif pendek, sehingga kinerjanya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi.

Dengan karakteristik tersebut, SSFIF ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang dengan tetap mengedepankan prinsip syariah. Hingga 30 April 2026, SSFIF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58% dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah sekaligus mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dukungan jaringan BRI yang luas diharapkan mampu menghadirkan alternatif investasi syariah yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya