Pohon Tumbang Timpa Pipa Utama Air Bersih di Sukabumi, Ribuan Pelanggan Terdampak

Longsor dan pohon tumbang akibat hujan lebat di Sukabumi merusak pipa utama air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 26 Mei 2026, 06:30 WIB
Longsor dan pohon tumbang di kawasan TNGGP, merusak pipa utama air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri. (Foto: Istimewa).

 

Liputan6.com, Sukabumi Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sukabumi pada Minggu (24/5) malam memicu tanah longsor dan pohon tumbang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Longsor di Lembah Anai, Batu Besar Tutup Jalur Padang-Bukittinggi

Akibatnya, fasilitas pipa air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) mengalami kerusakan serius.

Adapun, pipa ini merupakan jalur krusial yang mengalirkan air dari sumber (intake) menuju pusat pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP).

Direktur Umum Perumda Air Minum TJM Kabupaten Sukabumi, Budiarkah, membenarkan terjadinya insiden tersebut.

"Terjadi longsoran akibat hujan lebat yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa pipa berukuran 10 inci di wilayah Kecamatan Ciambar. Lokasinya berada di area sumber dari Taman Nasional yang mengarah ke pengolahan," kata dia saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Dampak dari kerusakan ini diperkirakan membuat 2.500 hingga 3.000 pelanggan di wilayah Kecamatan Ciambar mengalami gangguan pasokan air bersih.

Merespons krisis tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat dengan mengirimkan tim teknis ke lokasi kejadian untuk melakukan perbaikan darurat.

"Saat ini petugas dari bagian teknik sudah langsung bergerak dan sedang menangani masalah tersebut di lapangan. Kami mengupayakan perbaikan secepat mungkin agar distribusinya bisa kembali optimal," tambah Budiarkah.

 

Minta Maaf

Di sisi lain, manajemen Perumda TJM menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat bencana alam ini.

Perwakilan manajemen, Kamaludin, mengimbau masyarakat untuk sedikit bersabar selama proses pemulihan jalur pipa berlangsung.

"Kami berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pemulihan jalur pipa selesai dilakukan," tuturnya.

Hingga saat ini, petugas teknis masih terus berjibaku di lapangan demi memastikan aliran air bersih ke rumah-rumah warga bisa segera normal kembali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya