Mengenal Family Office, Pengelola Aset Keluarga Kaya Lintas Generasi

Guna jaring ratusan miliar dolar dana global, Indonesia bersiap bentuk family office. Simak fungsi dan peran family office dalam kelola kekayaan keluarga.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 25 Mei 2026, 19:15 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan family office bisa berdiri di Indonesia bulan depan. Pasalnya saat ini Indonesia dinilai sudah tertinggal dari Malaysia.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pembentukan family office di Indonesia yang bertujuan untuk menjaring ratusan miliar dolar dana global, terutama dari wilayah Timur Tengah. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa regulasi hukum terkait pengelolaan kekayaan perusahaan keluarga ini diharapkan bakal segera disahkan oleh DPR RI.

Sebagai langkah konkret, pemerintah berencana merekrut seorang tokoh senior asal Inggris untuk bergabung menjadi penasihat atau mitra. Rencana perekrutan ini telah dikoordinasikan dengan Rosan Roeslani selaku Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara guna memperkuat kredibilitas family office tersebut.

Dikutip dari Bank of America, Senin (25/5/2026), secara sederhana, family office dapat diartikan sebagai perusahaan privat yang dibentuk untuk membantu mengelola aset, investasi, hingga berbagai kebutuhan keluarga.

Namun, fungsi family office tidak sebatas mengatur uang atau investasi. Dalam praktiknya, entitas ini biasanya memiliki misi lebih luas, yakni membantu merancang pengelolaan kekayaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat ini maupun generasi berikutnya.

Selain itu, family office juga sering berperan dalam mendukung kegiatan sosial atau filantropi keluarga.

Untuk menjalankan tugas tersebut, dibutuhkan keahlian dari berbagai bidang, seperti perencanaan warisan (estate planning), pengelolaan investasi, akuntansi, hingga pengawasan aset keluarga seperti rumah, pesawat pribadi, atau kapal pesiar.

Ukuran family office juga dapat berbeda-beda, tergantung kebutuhan keluarga dan layanan yang dikelola secara internal atau diserahkan kepada konsultan eksternal.

Beberapa family office hanya memiliki beberapa pegawai, sedangkan yang lain dapat berkembang menjadi organisasi besar dengan tenaga profesional yang sangat spesifik.

 

 

Menciptakan Struktur yang Jelas

Ada sejumlah faktor yang mendorong keluarga membentuk family office. Salah satunya adalah peristiwa besar seperti penjualan perusahaan yang dapat menghasilkan aset dan dana dalam jumlah besar. Dalam situasi seperti itu, keluarga mungkin memiliki kekayaan yang besar, tetapi tidak lagi memiliki sistem pengelolaan yang sebelumnya disediakan oleh perusahaan.

Pada beberapa kasus lain, keluarga menginginkan kontrol yang lebih besar terhadap investasi yang dimiliki.

Namun, kebutuhan family office juga dapat muncul secara bertahap. Ketika keluarga kaya mulai merasa pengelolaan aset dan berbagai urusan keuangan telah berubah menjadi pekerjaan penuh waktu, kebutuhan terhadap sistem yang lebih terstruktur biasanya meningkat.

Selain itu, banyak keluarga juga menghadapi situasi ketika beberapa penasihat memberikan arahan yang berbeda kepada anggota keluarga yang berbeda.

Kehadiran family office dinilai dapat menciptakan struktur yang lebih jelas mengenai cara keluarga menetapkan prioritas, mengambil keputusan, serta mengelola dan mengembangkan kekayaan.

 

Mempertahankan Kekayaan Jangka Panjang

Selain membantu mengelola aset, family office juga memiliki peran penting dalam menjaga warisan keluarga agar dapat diteruskan ke generasi berikutnya.

Hal ini dilakukan melalui perencanaan perpindahan kekayaan secara lebih efisien sekaligus mempersiapkan generasi muda agar siap memikul tanggung jawab atas aset keluarga.

Biasanya family office bekerja sama dengan penasihat keuangan dan ahli pajak untuk menyusun strategi pengelolaan kekayaan, termasuk penggunaan instrumen seperti trust atau mekanisme perlindungan aset lainnya.

Namun, peran family office tidak hanya menyangkut aspek keuangan.

Ada fungsi lain yang lebih bersifat personal, yakni membantu membangun budaya keluarga yang dapat bertahan dalam jangka panjang. Salah satunya melalui komunikasi yang terbuka mengenai uang, nilai hidup, serta tanggung jawab.

Banyak keluarga kerap menghadapi tantangan ketika generasi muda mulai menerima kekayaan sebelum ikut terlibat dalam pengambilan keputusan keluarga.

Karena itu, family office dapat membantu membangun sistem agar tanggung jawab dan kepemilikan kekayaan dapat berjalan seimbang dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya