Tragedi di RSUD Padangsidimpuan, Seorang Keluarga Pasien Lompat dari Lantai 4

Luka parah yang diderita korban membuat nyawanya tidak tertolong.

oleh FauzanDiterbitkan 25 Mei 2026, 11:17 WIB
Tragedi di RSUD Padangsidimpuan: Diduga Lompat dari Lantai 4, Keluarga Pasien Tewas Mengenaskan

Liputan6.com, Jakarta - Suasana tenang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Minggu (24/5/2026).

Seorang pria yang merupakan keluarga dari salah satu pasien yang dirawat di sana, tewas mengenaskan setelah lompat dari lantai empat gedung rumah sakit.

Korban diketahui berinisial BTH (35), seorang warga Desa Partihaman Saroha, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru.

Salah seorang saksi mata di lokasi, Cici Ismayanti mengaku tidak mengetahui secara pasti dari lantai berapa korban terjatuh. Namun, benturan keras mengejutkan warga yang berada di area sekitar hingga menemukan korban sudah terkapar di lantai dasar.

"Ada yang jatuh tadi dari atas, tapi tidak tahu pasti dari lantai berapa. Begitu dilihat, korban sudah tersungkur di lantai bawah," ungkap Cici di lokasi kejadian.

Pihak manajemen RSUD Padangsidimpuan segera memberikan penjelasan terkait insiden maut ini.

Petugas RSUD, Ahmad Fauzi Siregar, mengungkapkan dugaan sementara korban sengaja melompat dari pembatas tembok di lantai empat.

"Korban diduga melompat dari pembatas tembok setinggi satu setengah meter yang berada di lantai empat. Korban ini adalah salah satu keluarga dari pasien yang memang tengah menjalani perawatan di RSUD Padangsidimpuan," jelas Ahmad.

Pasca-kejadian, pihak rumah sakit langsung bergerak cepat mengevakuasi tubuh korban dan melarikannya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, luka parah yang diderita korban membuat nyawanya tidak tertolong.

"Saat ditangani dokter di IGD, kondisi korban sudah sangat kritis. Kurang dari dua puluh menit penanganan, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia," pungkas Ahmad.

Saat ini, jenazah BTH telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.

Sementara itu, motif di balik aksi nekat korban masih menjadi teka-teki. Kasus ini kini sepenuhnya telah ditangani dan diselidiki oleh Polres Padangsidimpuan.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya