Liputan6.com, Jakarta: Bentrokan antara aparat dan mahasiswa saat pembacaan putusan kasasi Akbar Tandjung mengakibat puluhan korban cedera. Seorang di antaranya adalah Yudi Susanto yang kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Menurut Burwani, orang tua Yudi, anaknya akan dioperasi karena tengkorak kepala sebelah kanan retak. "Kupingnya juga terluka," kata Burwani, saat ditemui di RSCM, Jumat (12/2). Adapun biaya operasi akan ditanggung oleh rekan-rekan Yudi sesama mahasiswa.
Hingga kini, kondisi Yudi masih memprihatinkan. Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta itu hanya tergolek lemas di kasur. Menurut sejumlah kawan, Yudi cedera setelah dihajar pentungan polisi saat terjadi bentrokan di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakpus [baca: Mahasiswa Korban Bentrokan Dirawat di RSCM]. Selain Yudi, dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisaksi, yaitu Sudarno dan Wahyu juga dirawat karena menderita patah kaki.(KEN/Ester Mulyanie dan Yosep Herhudi Lestari)
Hingga kini, kondisi Yudi masih memprihatinkan. Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta itu hanya tergolek lemas di kasur. Menurut sejumlah kawan, Yudi cedera setelah dihajar pentungan polisi saat terjadi bentrokan di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakpus [baca: Mahasiswa Korban Bentrokan Dirawat di RSCM]. Selain Yudi, dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisaksi, yaitu Sudarno dan Wahyu juga dirawat karena menderita patah kaki.(KEN/Ester Mulyanie dan Yosep Herhudi Lestari)