Ingin Merasakan `Tamparan` Sego Tempong?

Nasi tempong terdiri dari sayuran yang telah direbus dan dicampur dengan lauk tempe, ikan asin, dan disiram dengan sambal super pedas.

oleh Liputan6 diperbarui 14 Okt 2013, 15:00 WIB
Citizen6, Banyuwangi: Banyuwangi adalah kota wisata yang terletak di ujung timur pulau Jawa, dan bagian timurnya berbatasan langsung dengan pulau dewata Bali.

Jika Anda berkunjung ke kota ini, Anda akan dimanjakan dengan pesona budaya, kekayaan alam, pemandangan lautnya yang sangat indah dan masih alami serta menyaksikan sunrise of java. Yaitu tempat terbitnya mentari pagi pertama di pulau Jawa.

Tidak hanya hembusan angin pantainya yang dapat membuat kita terlena, tetapi Anda juga wajib mencicipi kuliner khas Banyuwangi, yaitu sego tempong. Sego tempong jika di artikan ke Bahasa Indonesia adalah Nasi Tempong. Dinamakan Tempong (Tampar/Tempeleng) karena terkenal dengan sambalnya yang ekstra hot sensasinya seperti di tampar atau di tempeleng.

Nasi tempong atau sego tempong ini adalah salah satu dari sekian banyak makanan khas dari kota Banyuwangi. Nasi tempong ini terdiri dari sayuran yang telah direbus seperti bayam, terong, dan di campur dengan lauk seperti tempe, ikan asin, empal jagung, telur goreng atau ayam goreng, di siram dengan sambal yang super pedas. Karena saking pedasnya nanti akan terasa seperti di tampar atau di tempeleng.  Dari sinilah muncul istilah "nasi tempong atau sego tempong" yang membuat lidah penggemar masakan pedas menjadi menggila. Hmmmm, nikmat yaa. Nasi tempong ini cocok sekali di nikmati saat malam hari sambil memanjakan mata menikmati pemandangan kota Banyuwangi yang bersejarah ini. (Brian Januar Putra/Mar)

Brian Januar Putra adalah pewarta warga.

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.










Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya