Jenius Muda Pencipta Alat Penerjemah Bahasa Isyarat

&quotIde itu saya peroleh saat berada di restoran dan melihat beberapa orang berbahasa isyarat dengan bantuan penerjemah,&quot ujar Ryan Patterson. Kini, dia tinggal menunggu hak paten sebelum karyanya diproduksi massal.

oleh Liputan6Diterbitkan 28 Januari 2004, 08:16 WIB
Liputan6.com, Colorado: Ryan Patterson, seorang pemuda jenius asal Colorado, Amerika Serikat, menciptakan sebuah alat untuk menerjemahkan bahasa isyarat ke dalam bentuk teks, baru-baru ini. Alat yang dinamakan Penerjemah Bahasa Isyarat Amerika itu mampu menjembatani komunikasi antara penderita tunawicara dan orang normal. &quotIde itu saya peroleh saat berada di restoran dan melihat beberapa orang berbahasa isyarat dengan bantuan penerjemah,&quot, ujar pemuda berusia 19 tahun itu.

Sebetulnya, minat Ryan terhadap ilmu pengetahuan sudah tampak sejak kecil. Berbeda dengan teman-teman sebayanya, ia meminta hadiah ulang tahun berupa kabel dan peralatan listrik saat genap berusia dua tahun. Barang-barang itu dibawa ke berbagai tempat, termasuk saat hendak tidur di kamarnya. &quotSuatu kali saya pernah memasukkan obeng ke dalam sebuah steker, sehingga korslet dan terbakar,&quot ungkap dia.

Bakat Ryan Patterson semakin terlihat saat ia duduk di bangku prasekolah. Saat itu, ia membuat sebuah kotak Valentine yang dapat berbicara. Ketika duduk di kelas lima sekolah dasar, Ryan memenangkan sebuah kompetisi robot. Selain membawa pulang lima medali emas yang diperebutkan, ia juga mengalahkan peserta dewasa dalam lomba tersebut.

Kini, selain menyempurnakan temuannya itu, ia juga tengah mengurus hak paten penuh sebelum memproduksi alat penerjemah tadi secara massal. Tak heran bila sejumlah perguruan tinggi ternama AS langsung menawarkan beasiswa penuh baginya, termasuk tawaran beasiswa sebesar US$ 165 ribu. Namun tawaran itu rupanya dianggap Ryan tak semenarik dibandingkan menciptakan alat yang bermanfaat buat banyak orang.(AWD/Uri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya