8,3 Juta Pelanggan Listrik Sumatera Menyala Kembali

PLN pastikan 8,3 juta pelanggan di Sumatera kembali menikmati listrik setelah sempat terdampak gangguan transmisi akibat cuaca buruk.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 23 Mei 2026, 10:50 WIB
Mati Lampu Serentak, Padang Macet Parah (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera telah berangsur pulih. Setidaknya. lebih dari 8,3 juta pelanggan kembali menikmati listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang terdampak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan dalam waktu sekitar dua jam, jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan kembali.

“Sementara pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, antara 15 hingga 20 jam mulai dari start-up, sinkron dan beroperasi penuh,” ujarnya dalam keterangan, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, Usai berhasil memulihkan jaringan transmisi, lanjut Darmawan, fokus utama PLN adalah mengoperasikan kembali pembangkit-pembangkit yang sebelumnya terdampak untuk kemudian diselaraskan kembali dengan sistem transmisi yang telah siap.

“Proses penyalaan pembangkit dilakukan secara sistematis dan bertahap dengan tetap mengutamakan keamanan sistem,” jelasnya.

Pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatra. Untuk mendukung proses tersebut, PLN menerjunkan ratusan personel yang bekerja 24 jam di berbagai wilayah terdampak mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara hingga Aceh.

 

Tim PLN Siaga 24 Jam

Warga di Desa Kerto Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung berkumpul di masjid menggunakan penerangan lilin akibat pemadaman listrik. (Istimewa).

Darmawan menjabarkan, hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WIB, lebih dari 3.192 MW pasokan listrik telah berhasil disalurkan dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak.

Selain itu, sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu induk terdampak telah kembali beroperasi. Sehingga, sebanyak 8.351.670 pelanggan terdampak juga kembali mendapat pasokan listrik.

“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan,” katanya.

Ia menuturkan sejak awal gangguan terjadi Jumat (22/5), sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. Indikasi awal yang muncul, gangguan disebabkan cuaca buruk yang kemudian berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.

“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” ucapnya.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya