PLN Kerahkan Ratusan Personel Nyalakan Listrik Aceh

Listrik Aceh dipulihkan bertahap setelah gangguan transmisi di Sumatera. PLN memastikan proses normalisasi terus berlangsung.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 23 Mei 2026, 09:15 WIB
Suasana mati listrik di Kota Langsa Aceh. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Listrik Aceh mulai berangsur pulih setelah gangguan transmisi akibat cuaca ekstrem memicu pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera.

PLN memastikan proses penormalan terus dipercepat dengan mengerahkan ratusan personel agar pasokan listrik kembali normal sepenuhnya.

PT PLN (Persero) menyampaikan sistem kelistrikan di Aceh saat ini mulai kembali normal secara bertahap setelah gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai pada Jumat (22/5/2026).

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Lukman Hakim, mengatakan pemulihan sistem terus dilakukan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali tersalurkan kepada pelanggan.

"PLN terus melakukan percepatan penormalan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali sampai ke pelanggan," kata Lukman Hakim di Banda Aceh, dikutip dari Antara, Sabtu (23/5/2026).

Menurut dia, hingga Sabtu pukul 05.00 WIB, sebanyak 17 dari total 21 gardu induk yang terdampak telah berhasil dipulihkan.

PLN juga mengerahkan ratusan personel yang bekerja tanpa henti untuk memastikan proses perbaikan berjalan optimal.

"Saat ini tim terus bekerja maksimal untuk memastikan seluruh kelistrikan di Aceh normal kembali setelah pemadaman total akibat gangguan suplai," ujarnya.

PLN mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi perusahaan.

"Mohon doa dari seluruh masyarakat, tim terus berupaya melakukan penormalan dan kami pastikan listrik akan normal kembali," katanya.

Terungkap Penyebab Mati Lampu Serentak di Sumatra

Warga di Desa Kerto Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung berkumpul di masjid menggunakan penerangan lilin akibat pemadaman listrik. (Istimewa).

Sebelumnya, PT PLN (Persero) memohon maaf atas gangguan kelistrikan mati lampu massal atau blackout yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra pada Jumat (22/5/2026).

"Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto melalui keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).

Saat ini, lanjut dia, tim PLN telah berhasil mengatasi gangguan tersebut dan terus melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.

"PLN mengupayakan proses pemulihan berjalan aman. Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi pemulihan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya," tutup Adi.

Sebelumnya, lstrik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mendadak mengalami gangguan massal pada Jumat malam (22/5/2026). PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara pun mengonfirmasi, pemadaman atau gangguan sudah mulai terjadi sejak pukul 18.44 WIB, Jumat (22/5/2026).

PLN pun langsung merespons kejadian mati listrik tersebut dengan bergerak cepat dengan menerjunkan tim teknis. Mereka diterjunkan ke berbagai titik krusial guna melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan di wilayah terdampak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya