EMTK Bagikan Dividen Tunai Rp 305,9 Miliar, Simak Jadwalnya

EMTK bakal bayar dividen final Rp 5 per saham pada 19 Juni 2026. Total alokasi dividen tahun buku 2025 capai Rp 611,65 miliar.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 23 Mei 2026, 10:00 WIB
Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 305,91 miliar. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 21 Mei 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Sabtu (23/5/2026) setiap pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp 5 per saham. Pembayaran dividen dijadwalkan dilakukan pada 19 Juni 2026 kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Dengan demikian, total dividen yang dialokasikan EMTK untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 611,65 miliar atau setara Rp10 per saham. Dari jumlah tersebut, dividen interim berkontribusi sebesar Rp 305,74 miliar atau Rp 5 per saham, sementara dividen final yang akan dibayarkan mencapai Rp 305,91 miliar atau Rp 5 per saham.

Jadwal pembagian dividen menetapkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 4 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung pada 5 Juni 2026 dan ex dividen pada 8 Juni 2026.

Pembayaran dividen akan dilakukan paling lambat 10 hari bursa setelah recording date, yakni pada 19 Juni 2026.

 

Ditopang Laba Bersih Rp 6,79 Triliun

Layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Keputusan pembagian dividen tersebut didasarkan pada kinerja keuangan EMTK sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 6,79 triliun.

Selain itu, EMTK memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 15,04 triliun.

Dari sisi permodalan, total ekuitas EMTK tercatat mencapai Rp 53,39 triliun per akhir 2025. Besarnya nilai ekuitas tersebut mencerminkan fundamental keuangan yang solid dalam mendukung ekspansi dan operasional bisnis perusahaan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya