45 Bidan Tangguh Siap Terjun Layani Masyarakat Jawa Barat

Sebanyak 45 bidan mendapat pelatihan, tambahan pengalaman pengalaman praktek hingga difasilitasi untuk membuka klinik praktek.

oleh KusmiyatiDiterbitkan 13 September 2013, 20:13 WIB
45 bidan siap diterjunkan dan mengabdi pada masyarakat di pelosok Jawa Barat setelah sebelumnya mengikuti program Srikandi Academy. Ke-45 bidan terpilih ini berasal dari Bogor, Cianjur, Garut, Sukabumi dan Tasikmalaya 

“Ke-45 bidan yang lolos itu dikembalikan ke desa mereka yang telah dibekali ilmu kebidanan hingga manajemen, juga dibekali bantuan perlengkapan kerja," kata Medical Director Sarihusada, Ahmad Hamdani seperti ditulis Jumat (13/9/2013).

Tujuan utama program adalah memenuhi kekurangan bidan di wilayah Jawa Barat dan diharapkan mampu menurunkan angka kematian ibu dan anak di Jawa Barat.

Ini adalah upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan program Sricandi Akademi yang didukung Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Sarihusada, PKPU (lembaga kemanusiaan sosial) dan Danone Ecosysteme. Langkah ini merupakan upaya meningkatkan kompetensi para pelajar lulusan Akademi Kebidanan untuk menjadi bidan yang siap terjun ke tengah masyarakat.

Melalui program ini, sejumlah bidan mendapat pelatihan berupa keterampilan teknis yang mencakup segala aspek praktis kebidanan, tambahan pengalaman praktik hingga difasilitasi untuk membuka klinik praktik sebagai bidan desa.

Untuk bekal manajerial, PKPU hadir dengan materi tentang keuangan mikro dan manajemen organisasi. “Usai program, peserta mendapatkan fasilitas peralatan praktik lengkap sesuai standar Kementerian Kesehatan. Ini sifatnya dana bergulir,” kata CEO PKPU, Agung Notowiguno.

Sebagai tenaga medis, bidan berperan dalam membantu kelahiran sebanyak 60 persen dari 4,6 juta per tahun kelahiran di Indonesia.

(Mia/Abd)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya