Liputan6.com, Nablus: Tentara Israel bentrok dengan warga Palestina di Nablus, Israel, Sabtu (27/12). Regai Rayan, warga Palestina berusia 20 tahun tewas ditembak tentara Israel dalam insiden ini. Selain itu, tujuh warga Palestina lain terluka ringan.
Warga Palestina dilaporkan melempari tank-tank Israel dengan batu. Mereka memprotes pasukan Israel yang berpatroli sepekan terakhir di Nablus. Menurut Israel, operasi ini untuk memburu para teroris yang dicurigai bersembunyi di kota tersebut. Kegiatan ini juga tanggapan atas bom bunuh diri di dekat Tel Aviv, Kamis silam. Serangan tersebut menewaskan empat warga Israel dan melukai belasan lainnya [baca: Korban Serangan di Tel Aviv Empat Orang].
Di lain pihak, aksi menentang pembangunan tembok pembatas di Kota Qalqiliya, Tepi Barat kembali didengungkan ribuan demonstran. Tak ketinggalan Gubernur Qalqiliya meminta dunia internasional menghentikan kegiatan tersebut. Menurut dia, pagar raksasa itu hanya akan mengisolasi Kota Qalqiliya. Sebaliknya, Israel bersikukuh pembangunan tersebut bertujuan menghalangi para pelaku bom bunuh diri memasuki wilayah Israel.(MTA/Yohanes)
Warga Palestina dilaporkan melempari tank-tank Israel dengan batu. Mereka memprotes pasukan Israel yang berpatroli sepekan terakhir di Nablus. Menurut Israel, operasi ini untuk memburu para teroris yang dicurigai bersembunyi di kota tersebut. Kegiatan ini juga tanggapan atas bom bunuh diri di dekat Tel Aviv, Kamis silam. Serangan tersebut menewaskan empat warga Israel dan melukai belasan lainnya [baca: Korban Serangan di Tel Aviv Empat Orang].
Di lain pihak, aksi menentang pembangunan tembok pembatas di Kota Qalqiliya, Tepi Barat kembali didengungkan ribuan demonstran. Tak ketinggalan Gubernur Qalqiliya meminta dunia internasional menghentikan kegiatan tersebut. Menurut dia, pagar raksasa itu hanya akan mengisolasi Kota Qalqiliya. Sebaliknya, Israel bersikukuh pembangunan tersebut bertujuan menghalangi para pelaku bom bunuh diri memasuki wilayah Israel.(MTA/Yohanes)