Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kebun pakcoy vertikal dari pipa bekas kini semakin populer di kalangan pecinta urban farming. Selain hemat tempat, metode ini juga membuat halaman rumah terlihat lebih rapi dan modern. Bahkan dengan lahan sempit, Anda tetap bisa menanam sayuran segar sendiri di rumah.
Pakcoy menjadi salah satu tanaman favorit untuk kebun vertikal karena pertumbuhannya cepat dan perawatannya relatif mudah. Sayuran hijau ini juga cocok ditanam di berbagai iklim tropis, termasuk di Indonesia. Dalam waktu sekitar 30–45 hari, pakcoy sudah bisa mulai dipanen.
Advertisement
Menariknya lagi, pipa bekas yang sudah tidak terpakai dapat dimanfaatkan menjadi media tanam produktif. Selain ramah lingkungan karena mendaur ulang barang bekas, kebun vertikal dari pipa juga membuat aktivitas berkebun terasa lebih praktis dan menyenangkan. berikut ulasan Liputan6.com, Selasa
Mengenal Kebun Vertikal untuk Pakcoy
Konsep vertical gardening atau kebun vertikal adalah teknik bercocok tanam dengan memanfaatkan ruang ke atas sehingga tidak memakan banyak area horizontal. Menurut Planted Well dalam artikel Vertical Gardening Ideas and Systems, metode ini sangat cocok untuk rumah kecil karena dapat meningkatkan jumlah tanaman dalam ruang terbatas.
Pakcoy termasuk tanaman yang ideal untuk sistem vertikal karena memiliki akar dangkal dan masa panen cepat. Royal Horticultural Society (RHS) juga menjelaskan bahwa pakcoy merupakan sayuran cepat tumbuh yang dapat dipanen dalam waktu sekitar empat hingga sepuluh minggu tergantung ukuran panen yang diinginkan.
Selain hemat ruang, kebun vertikal memiliki sejumlah kelebihan lain seperti:
- Mempermudah penyiraman dan panen
- Mengurangi risiko serangan siput atau hama tanah
- Membuat sirkulasi udara tanaman lebih baik
- Menambah nilai estetika halaman rumah
- Memanfaatkan barang bekas agar lebih ramah lingkungan
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai cara membuat kebun pakcoy vertikal dari pipa bekas, siapkan beberapa alat dan bahan berikut:
Bahan:
- Pipa PVC bekas diameter 6–8 inci panjang sekitar 1–1,2 meter
- Pipa kecil diameter 1,5–2 inci
- Media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan sekam
- Bibit pakcoy
- Kerikil kecil
- Kardus bekas kecil
- Air secukupnya
Alat:
- Bor listrik
- Hole saw atau mata bor bulat
- Meteran
- Pensil penanda
- Gergaji pipa
- Sekop kecil
Menurut panduan dari Attainable Sustainable, penggunaan pipa kecil di bagian tengah sangat membantu distribusi air agar kelembapan media tanam tetap merata hingga ke akar tanaman.
Tahapan Cara Membuat Kebun Pakcoy Vertikal dari Pipa Bekas
1. Menentukan Ukuran dan Posisi Lubang Tanam
Langkah pertama dalam cara membuat kebun pakcoy vertikal dari pipa bekas adalah membuat pola lubang tanam pada pipa besar. Gunakan meteran dan pensil untuk membuat empat garis vertikal sebagai panduan.
Beri jarak sekitar 20–25 cm antar lubang agar tanaman memiliki ruang tumbuh cukup. Lubang dapat dibuat selang-seling agar daun pakcoy tidak saling menutupi.
Gunakan hole saw untuk melubangi pipa. Diameter lubang umumnya sekitar 4–5 cm, cukup untuk memasukkan bibit pakcoy.
Pastikan bagian bawah pipa diberi tanda “DOWN” agar tidak terbalik saat pemasangan.
2. Membuat Sistem Pengairan Sederhana
Pipa kecil akan berfungsi sebagai saluran distribusi air di bagian tengah. Bor banyak lubang kecil secara acak pada seluruh permukaan pipa kecil.
Lubang-lubang kecil ini membantu air menyebar perlahan ke seluruh media tanam. Sistem seperti ini sangat membantu menjaga kelembapan akar pakcoy, terutama saat cuaca panas.
Menurut Attainable Sustainable, sistem pengairan tengah membuat tanaman vertikal lebih efisien dalam penggunaan air dibanding penyiraman biasa.
3. Memasang Pipa pada Media Dasar
Jika diletakkan di halaman, gali tanah sedalam sekitar 20–25 cm untuk menopang pipa agar kokoh. Namun bila digunakan di balkon atau teras, Anda bisa memakai ember besar atau pot sebagai penyangga.
Isi bagian bawah wadah dengan kerikil agar drainase lancar. Setelah itu, letakkan pipa besar di tengah wadah dan pastikan posisinya tegak.
Masukkan pipa kecil ke bagian tengah pipa besar sebelum media tanam dimasukkan.
4. Mengisi Media Tanam
Campurkan tanah subur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang. Media ini penting agar pakcoy memperoleh nutrisi cukup sekaligus memiliki aerasi yang baik.
Isi media tanam sedikit demi sedikit sambil memastikan pipa kecil tetap berada di tengah. Jangan memadatkan tanah terlalu keras karena akar pakcoy membutuhkan ruang udara.
RHS menyebutkan bahwa pakcoy tumbuh optimal pada media yang subur, lembap, dan tidak mudah kering.
5. Menanam Bibit Pakcoy
Masukkan bibit pakcoy ke setiap lubang tanam secara hati-hati. Anda dapat menggunakan potongan kardus kecil sebagai penahan media agar tanah tidak mudah keluar dari lubang.
Bibit idealnya sudah memiliki 3–4 helai daun agar lebih kuat saat dipindahkan.
Setelah semua lubang terisi tanaman, tambahkan beberapa bibit di bagian atas pipa untuk memaksimalkan ruang tanam.
6. Melakukan Penyiraman dengan Benar
Siram tanaman melalui bagian atas media dan juga lewat pipa kecil di tengah. Cara ini membantu air menjangkau seluruh area akar secara merata.
Pakcoy menyukai kondisi lembap tetapi tidak becek. RHS merekomendasikan penyiraman rutin terutama saat cuaca panas atau ketika media mulai mengering.
Waktu terbaik menyiram adalah pagi hari agar tanaman dapat menyerap air secara optimal sepanjang hari.
7. Menempatkan Kebun di Area yang Tepat
Pakcoy membutuhkan sinar matahari cukup, tetapi tidak terlalu menyukai panas berlebihan. Tempat terbaik adalah area yang mendapat sinar matahari pagi sekitar 4–6 jam per hari.
Jika cuaca terlalu panas, gunakan paranet tipis agar daun tidak cepat layu atau tanaman mengalami bolting, yaitu berbunga terlalu cepat.
Menurut RHS, pakcoy tumbuh paling baik pada kondisi sejuk dan lembap.
Perawatan Kebun Pakcoy Vertikal
Perawatan menjadi bagian penting dalam cara membuat kebun pakcoy vertikal dari pipa bekas agar hasil panen maksimal.
Rutin Mengecek Kelembapan
Karena media tanam vertikal lebih cepat kering dibanding kebun biasa, cek kelembapan setiap hari terutama pada musim kemarau.
Membersihkan Gulma dan Hama
Walau lebih minim hama tanah, pakcoy tetap bisa diserang ulat atau kutu daun. Bersihkan daun yang rusak dan gunakan pestisida nabati bila diperlukan.
Memberi Pupuk Tambahan
Tambahkan pupuk organik cair setiap satu hingga dua minggu untuk menjaga pertumbuhan daun tetap hijau dan segar.
Memanen Tepat Waktu
Pakcoy baby bisa dipanen sekitar 30 hari setelah tanam, sedangkan ukuran besar sekitar 45–75 hari. Gunakan pisau tajam agar batang tidak rusak.
Keunggulan Menanam Pakcoy Secara Vertikal
Menanam pakcoy secara vertikal memberikan banyak manfaat, terutama untuk rumah perkotaan dengan lahan terbatas.
Beberapa keunggulannya antara lain:
- Menghemat ruang tanam
- Tampilan lebih estetik
- Lebih mudah dipanen
- Mengurangi gulma
- Memanfaatkan barang bekas
Cocok untuk balkon dan teras
Selain itu, sistem ini juga bisa menjadi aktivitas keluarga yang menyenangkan sekaligus mendukung gaya hidup sehat dengan konsumsi sayuran segar hasil kebun sendiri.
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kebun Pakcoy Vertikal dari Pipa Bekas
1. Berapa lama pakcoy bisa dipanen?
Pakcoy baby biasanya siap panen dalam 30 hari, sedangkan ukuran besar sekitar 45–75 hari setelah tanam.
2. Apakah pakcoy cocok ditanam di daerah panas?
Bisa, tetapi sebaiknya diberi naungan ringan agar tidak cepat berbunga atau bolting.
3. Seberapa sering pakcoy harus disiram?
Idealnya satu hingga dua kali sehari tergantung kondisi cuaca dan kelembapan media tanam.
4. Apakah pipa bekas aman digunakan untuk menanam?
Banyak pegiat urban farming memanfaatkan pipa PVC bekas. Namun gunakan pipa yang masih layak dan bersih agar lebih aman digunakan.
5. Apa pupuk terbaik untuk pakcoy?
Pupuk organik seperti kompos, pupuk kandang matang, atau pupuk organik cair sangat baik untuk pertumbuhan pakcoy.