Ratusan Pemuda Kumpul di Cibubur Bahas Krisis Kepemimpinan

Lazuardi Birru mengajak generasi muda indonesia untuk bisa menjadi pemimpin yang lebih baik di Indonesia.

oleh Widji AnantaDiterbitkan 04 September 2013, 20:11 WIB

Indonesia dinilai tengah mengalami krisis kepemimpinan. Sebab saat ini semakin sulit ditemukannya figur-figur negarawan teladan yang bisa menjadi panutan anak-anak remaja. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya kekerasan, korupsi yang dipertontonkan para pemimpin Indonesia di seluruh daerah.

"Jika ini dibiarkan, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadin negara yang krisis kepemimpinan di masa depan," kata Ketua Lazuardi Birru, Dhyah Madya Rut, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/9/2013).

Lazuardi Birru, LSM yang bergerak di bidang pencegahan terorisme ini merasa terpanggil untuk memperbaiki hal kondisi itu. Maka itu, kata Dyah, Lazuardi Birru menggelar "Birru Youth Training: Inspiring Future Leader for Peace" . Acara ini diikuti lebih dari 500 siswa dan santri dari 34 provinsi di Indonesia di Taman Wisata Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, siang tadi.

Oleh karena itu, Lazuardi Birru mengundang para pemuda dari seluruh daerah di Indonesia untuk berkumpul, diberikan bekal, dan membahas krisis kepemimpinan. Demikian yang disampaikan

"Sangat sulit bagi Lazuardi Birru untuk menemukan tokoh yang tepat. Pahlawan masa kini yang dapat menjadi inspirasi bagi remaja untuk bisa maju di masa depan sangat jarang," kata Dhyah.

Kekerasan yang sering terjadi di berbagai daerah, lanjut dia, merupakan akibat adanya premodialisme kesukuan yang berlebihan. Hal tersebut harus bisa diminimalisir kalangan remaja. Untuk itu, Dhyah berharap pengumpulan remaja lintas etnis dan agama bisa menyatukan mereka dalam kebinekaan sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa terdahulu.

"Ini seperti miniatur Indonesia. Saya berharap pengalaman selama beberapa hari training menjadi pengalaman berharga sebagai bekal hidup kalian nantinya," ujar Dhyah.

Birru Youth Training tahun ini merupakan yang kelima sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2009. Hingga kini lebih dari 1.500 siswa dan santri dari berbagai daerah di Indonesia telah menerima manfaat dari kegiatan ini. Acara ini terselenggara atas kerjasama Lazuardi Birru dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Agama, 23 Journey, Ladang Media, dan JPRMI Bandung. (Riz/Ism)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya