Henry Ho Cheong Terpilih Sebagai Presdir BII Baru

RUPS Luar Biasa BII menetapkan Henry Ho Cheong sebagai presdir baru menggantikan Sigit Pramono. Posisi wakil presdir ditempati Arman Arief, wakil dari BPPN.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Desember 2003, 09:11 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Konsorsium Sorak Financial yang saat ini menguasai 51 persen saham Bank Internasional Indonesia (BII) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Selasa (16/12). Hasilnya, RUPS Luar Biasa BII menetapkan Henry Ho Cheong sebagai presiden direktur baru BII menggantikan Sigit Pramono, yang dua hari silam dipilih sebagai Dirut Bank Negara Indonesia (BNI) [baca: Sigit Pramono Dirut BNI Baru].

Sementara posisi wakil presiden direktur ditempati Arman Arief, wakil dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional yang masih memiliki 22,94 persen saham, setelah menjual sahamnya ke Konsorsium Sorak Financial senilai Rp 1,9 triliun. Selain itu, konsorsium yang antara lain terdiri dari Temasek juga menempatkan Peter Seah Lim sebagai presiden komisaris dengan wakil presiden komisaris Sumantri Slamet.

Menurut Henry Ho, manajemen baru BII akan tetap meneruskan program yang dibuat manajemen lama dengan mengembangkan sektor konsumerisme, korporasi, dan Bank Syariah. Pada saat bersamaan, BPPN juga telah menutup penjualan 17,5 persen saham BII melalui blok sale senilai Rp 795 miliar. Sehingga dari 68,5 persen saham yang telah dijual, BPPN menerima Rp 2,675 triliun.(PIN/Arfan Yap Bano dan Jhony Akbar)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya