Kumpulan Hoaks CPNS 2026, Simak Faktanya Agar Terhindar dari Penipuan

Hoaks mengenai pendaftaran CPNS 2026 kembali beredar di media sosial. Pemerintah mengimbau masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi pendaftaran.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 19 Mei 2026, 15:02 WIB
Hoaks seputar pendaftaran CPNS marak beredar di media sosial. (Foto: tangkapan layar Facebook).

Liputan6.com, Jakarta - Informasi hoaks mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali beredar di media sosial. Terbaru, pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi rekrutmen ASN yang beredar di luar kanal resmi instansi pemerintah.

Cara termudah untuk mengecek apakah informasi tersebut valid atau tidak, yakni dengan selalu melakukan verifikasi lewat portal resmi BKN, SSCASN, dan website/media sosial resmi instansi pemerintah.

Kementerian Agama (Kemenag) yang dicatut namanya dalam pendaftaran CPNS juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati.

"Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenag Wawan Djunaedi .

Berikut sejumlah hoaks pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di media sosial:

1. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 Mei 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KESEHATAN 2026.

Pendaftaran Gratiss✅✅"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"RESMI DIBUKA

2026

PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KESEHATAN

LULUSAN SMA, SMK ATAU SEDERAJAT, D3, 51 & 53

PENEMPATAN SELURUH INDONESIA

DOKTER, PERAWAT, BIDAN, APOTER

PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN"

Unggahan disertai menu pendaftaran. Saat link pendaftaran diklik, akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenhub 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2026. Informasi tersebut diunggah sejumlah akun TikTok sejak beberapa hari yang lalu.

Berikut salah satu isi unggahannya:

"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN PERHUBUNGAN 2026 RESMI DIBUKA

PERSYARATAN:

1. Laki-Laki & Perempuan

2. Lulusan SMA/SMKA/D3/S1-S3

3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun

4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik

5. Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta

PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKAN KLIK WEB DI BIO YANG INGIN MENDAFTAR CPNS 2026!"

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenhub 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

 

3. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenag 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Mei 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PENERIMAAN CPNS

KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2026

Bergabunglah bersama Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan membangun bangsa yang berakhlak mulia.”

Tersedia Berbagai formasi

DAFTAR SEKARANG

MELALUI LINK RESMI"

Dalam unggahannya, pemilik akun mengarahkan warganet yang bertanya seputar pendaftaran di kolom komentar ke link di bio profil. "Betul silahkan daftar di link pendaftaran ada di bio profil"

Jika diklik, akan muncul tautan yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenag 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya