Liputan6.com, Jakarta - Informasi hoaks mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali beredar di media sosial. Terbaru, pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi rekrutmen ASN yang beredar di luar kanal resmi instansi pemerintah.
Advertisement
Cara termudah untuk mengecek apakah informasi tersebut valid atau tidak, yakni dengan selalu melakukan verifikasi lewat portal resmi BKN, SSCASN, dan website/media sosial resmi instansi pemerintah.
Kementerian Agama (Kemenag) yang dicatut namanya dalam pendaftaran CPNS juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati.
"Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenag Wawan Djunaedi .
Berikut sejumlah hoaks pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di media sosial:
1. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KESEHATAN 2026.
Pendaftaran Gratiss✅✅"
Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"RESMI DIBUKA
2026
PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN KESEHATAN
LULUSAN SMA, SMK ATAU SEDERAJAT, D3, 51 & 53
PENEMPATAN SELURUH INDONESIA
DOKTER, PERAWAT, BIDAN, APOTER
PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN"
Unggahan disertai menu pendaftaran. Saat link pendaftaran diklik, akan mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenhub 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2026. Informasi tersebut diunggah sejumlah akun TikTok sejak beberapa hari yang lalu.
Berikut salah satu isi unggahannya:
"PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN PERHUBUNGAN 2026 RESMI DIBUKA
PERSYARATAN:
1. Laki-Laki & Perempuan
2. Lulusan SMA/SMKA/D3/S1-S3
3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun
4. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik
5. Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta
PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKAN KLIK WEB DI BIO YANG INGIN MENDAFTAR CPNS 2026!"
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenhub 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kemenag 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PENERIMAAN CPNS
KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2026
Bergabunglah bersama Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan membangun bangsa yang berakhlak mulia.”
Tersedia Berbagai formasi
DAFTAR SEKARANG
MELALUI LINK RESMI"
Dalam unggahannya, pemilik akun mengarahkan warganet yang bertanya seputar pendaftaran di kolom komentar ke link di bio profil. "Betul silahkan daftar di link pendaftaran ada di bio profil"
Jika diklik, akan muncul tautan yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenag 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.