LIPI: Saatnya Partai Islam Koalisi Usung Capres di Pilpres 2014

"Ini saatnya, apakah partai Islam bisa berkoalisi bersama lalu bersepakat mencalonkan seorang tokoh," kata Siti Zuhro.

oleh Riski Adam diperbarui 31 Agu 2013, 18:32 WIB
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menilai Pemilu 2014 mendatang seharusnya menjadi momentum bagi partai Islam untuk ikut berperan aktif dengan menyodorkan nama calon presiden (Capres) kepada masyarakat. Menurutnya, itu dilakukan dengan koalisi dan konsolidasi di antara partai Islam.

"Ini saatnya, apakah partai Islam bisa berkoalisi bersama lalu bersepakat mencalonkan seorang tokoh. Kalau ini terjadi luar biasa sekali," kata Siti di Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8/2013).

Menurut Siti yang merupakan senior peniliti LIPI itu menambahkan dengan tidak ikutnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD dalam konvensi Partai Demokrat, seharusnya menjadi peluang besar bagi partai Islam untuk mengusung Mahfud sebagai capres. Di tengah krisis tokoh muslim yang ada saat ini.

"Ya bagus saja (di usung partai Islam), karena calon independen itu harus di akomodasi. Intinya itu," pungkas Siti.

Seaat ini, sejumlah partai berbasis nasionalis telah lebih dulu menetapkan capres maupun cawapresnya seperti yang dilakukan oleh Partai Hanura yang mencalonkan Wiranto dan Hary Tanoe Soedibjo sebagai pasangan capres dan cawapresnya. Selain itu, Partai Golkar juga telah menetapkan Ketua Umumnya, Aburizal Bakrie sebagai capres. Lalu ada Partai Gerindra dengan mengusung Prabowo Subianto sebagai capresnya dan terakhir adalah Partai Demokrat yang tengah berproses untuk menentukan capres.

Namun, hal itu berbeda jauh dengan partai-partai berbasis islam seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang hingga saat ini belum mau menentukan siapa calon presidennya untuk pilpres 2014 mendatang. (Adi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya