Liputan6.com, Banda Aceh: Dua anggota TNI Angkatan Darat dari Komando Pasukan Khusus terluka saat sedang berpatroli di kawasan Siron, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (4/12) pagi. Korban yang belum disebutkan identitasnya itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda di Banda Aceh. Mereka menderita luka di bagian leher dan bahu sebelah kiri.
Korban yang sedang berpatroli itu menderita luka setelah terjadi baku tembak ketika dihadang anggota GAM di Kawasan Siron. Pascapenghadangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu, pasukan Kopassus langsung menyisir kawasan Siron. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI menyangkut insiden tersebut.
Sementara situasi di Kota Banda Aceh normal dan seluruh aktivitas warga berjalan seperti biasa, meski sempat ada kekhawatiran terjadi gangguan terkait peringatan Milad GAM, hari ini. Para pedagang di pasar-pasar maupun pertokoan mengaku tetap berjualan seperti biasa. Mereka mengatakan situasi sekarang sangat aman sejak diberlakukannya status Darurat Militer, beberapa bulan silam.
Mereka juga tidak melihat adanya gangguan apapun bertepatan perayaan ulang tahun GAM. Bahkan, tahun ini tidak terjadi pemogokan di sejumlah pusat ekonomi di Aceh seperti yang terjadi tahun silam. Para sopir angkutan umum juga mengaku tetap beroperasi meski jumlah penumpangnya menurun. Menurut mereka, penurunan penumpang itu karena kekhawatiran adanya gangguan keamanan pada milad atau hari ulang tahun ke-27 GAM [baca: Pagi Ini Aceh Aman].
Kendati begitu, aparat keamanan tetap menggelar patroli di sejumlah titik, baik patroli darat maupun udara. Dari pemantauan udara, tidak ditemukan gerak-gerik anggota GAM dan kegiatan warga yang menonjol. Namun, kawasan Siron, Cot Keeng, dan kawasan Pantai Selatan dicurigai menjadi titik-titik tempat anggota GAM menggelar kegiatan milad [baca: Aceh Normal Menjelang Milad GAM].(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)
Korban yang sedang berpatroli itu menderita luka setelah terjadi baku tembak ketika dihadang anggota GAM di Kawasan Siron. Pascapenghadangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu, pasukan Kopassus langsung menyisir kawasan Siron. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI menyangkut insiden tersebut.
Sementara situasi di Kota Banda Aceh normal dan seluruh aktivitas warga berjalan seperti biasa, meski sempat ada kekhawatiran terjadi gangguan terkait peringatan Milad GAM, hari ini. Para pedagang di pasar-pasar maupun pertokoan mengaku tetap berjualan seperti biasa. Mereka mengatakan situasi sekarang sangat aman sejak diberlakukannya status Darurat Militer, beberapa bulan silam.
Mereka juga tidak melihat adanya gangguan apapun bertepatan perayaan ulang tahun GAM. Bahkan, tahun ini tidak terjadi pemogokan di sejumlah pusat ekonomi di Aceh seperti yang terjadi tahun silam. Para sopir angkutan umum juga mengaku tetap beroperasi meski jumlah penumpangnya menurun. Menurut mereka, penurunan penumpang itu karena kekhawatiran adanya gangguan keamanan pada milad atau hari ulang tahun ke-27 GAM [baca: Pagi Ini Aceh Aman].
Kendati begitu, aparat keamanan tetap menggelar patroli di sejumlah titik, baik patroli darat maupun udara. Dari pemantauan udara, tidak ditemukan gerak-gerik anggota GAM dan kegiatan warga yang menonjol. Namun, kawasan Siron, Cot Keeng, dan kawasan Pantai Selatan dicurigai menjadi titik-titik tempat anggota GAM menggelar kegiatan milad [baca: Aceh Normal Menjelang Milad GAM].(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)