Liputan6.com, Surabaya: Radar pemantau penerbangan di Bandar Udara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, rusak akibat disambar petir, Sabtu (29/11). Hingga tadi malam, pesawat yang hendak tinggal landas dan mendarat dipandu tanpa menggunakan radar. Kerusakan ini dikhawatirkan akan mengganggu jadwal penerbangan. Asal tahu saja, di Bandara Juanda dalam sehari tercatat sedikitnya ada 130 kali penerbangan yang separuhnya melayani rute Surabaya-Jakarta.
Petugas Bandara Juanda Muslich menyatakan, pihaknya optimistis kerusakan radar bisa diperbaiki segera. Sebab, peralatan pengganti sudah tiba di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Diperkirakan, radar yang biasa digunakan untuk memantau lalu-lintas udara itu bisa dioperasionalkan pada Ahad ini.(ZAQ/Mohammad Khodim)
Petugas Bandara Juanda Muslich menyatakan, pihaknya optimistis kerusakan radar bisa diperbaiki segera. Sebab, peralatan pengganti sudah tiba di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Diperkirakan, radar yang biasa digunakan untuk memantau lalu-lintas udara itu bisa dioperasionalkan pada Ahad ini.(ZAQ/Mohammad Khodim)