Liputan6.com, Jakarta - Sutradara peraih 2 Piala Citra, Hanung Bramantyo, dengan bangga memperkenalkan karya terbarunya, Children of Heaven. Terdengar familier? Ya, ini adalah ulang buat Children of Heaven dari Iran yang meraih nominasi Piala Oscar kategori Film Berbahasa Asing Terbaik tahun 1998. Versi Indonesia Children of Heaven dibintangi Jared Ali, Humaira Jahra, Andri Mashadi, Faradina Mufti, hingga Slamet Rahardjo. Tayang di bioskop mulai 27 Mei 2026, Hanung Bramantyo mengklaim Children of Heaven bukan sekadar copy paste versi aslinya.
Masih segar dalam ingatan kali pertama ditawari produser Manoj Punjabi menggarap Children of Heaven. Hanung Bramantyo ragu karena Children of Heaven tak bisa digarap dengan formula film-film MD Pictures sebelumnya. Hanung Bramantyo pernah menonton Children of Heaven versi Iran saat kuliah dan jatuh hati pada gaya berturur sutradara Majid Majid yang mengusung konsep neorealisme. Tanpa musik heboh yang mendramatisir adegan. Kisahnya disajikan secara natural seolah menghidangkan kenyataan hidup kepada para pencinta sinema.
Advertisement
“Serius ini MD Pictures membuat film neorealis seperti Children of Haeaven karya Majid Majidi? Bukan tidak yakin dengan filmnya bisa dibuat atau enggak, tapi MD Pictures membuat film ini wow. Film ini realis, serealis mungkin,” kata Hanung Bramantyo.
Menggarap Children of Heaven tak bisa seperti mengerjakan Ayat-ayat Cinta atau Ipar Adalah Maut. Justru ini membuatnya bersemangat. Laporan khas Showbiz Liputan6.com merangkum 6 fakta Hanung Bramantyo menggarap film Children of Heaven.
1. Bukan Sekadar Copy Paste
Banyak yang khawatir, Children of Heaven hanyalah meng-copy paste adegan demi adegan versi Iran. Hanung Bramantyo menjamin itu tak akan terjadi. Ada kearifan lokal Indonesia yang tersaji sementara benang merah soal sepatu untuk ke sekolah tetap terjaga dengan apik.
“Kalau copy paste sudah pasti enggak, karena yang satu Iran, yang satu Indonesia. Konteks sosial di Iran saat itu seluruh masyarakat perempuan harus menggunakan jilbab baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Serepresif itu,” ujar suami Zaskia Adya Mecca.