Mikel Arteta Bicara Jujur soal Trofi, Arsenal Kini Fokus Sapu Bersih Dua Gelar

Mikel Arteta mengakui Arsenal seharusnya sudah meraih trofi besar. Kini The Gunners memburu gelar Liga Inggris dan Liga Champions.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 15 Mei 2026, 17:22 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

 

Liputan6.com, Jakarta - Mikel Arteta mengakui Arsenal seharusnya sudah meraih trofi besar setelah menunjukkan konsistensi dalam beberapa musim terakhir. Pengakuan itu muncul di tengah peluang The Gunners memburu gelar Liga Inggris dan Liga Champions.

Arsenal kembali bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris musim ini. Namun, pencapaian tersebut belum diiringi dengan raihan gelar yang diharapkan.

Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal terus mencatatkan peningkatan performa. Mereka kerap finis di posisi atas, tetapi selalu gagal mengamankan trofi utama.

Situasi tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Arteta. Mereka kini berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan meraih gelar pada musim ini.


Konsistensi Belum Berbuah Trofi

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Arteta menilai perjalanan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan. Timnya mampu menjaga konsistensi dari segi performa maupun perolehan poin.

Meski demikian, ia menyadari hasil tersebut belum cukup karena belum menghadirkan trofi besar. Hal itu menjadi sorotan utama dalam evaluasi tim.

"Jika Anda melihat perjalanan dan apa yang telah kami bangun dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam empat tahun terakhir dari segi konsistensi, jumlah poin, dan kemenangan, kami seharusnya sudah memiliki beberapa trofi besar," ujar Arteta kepada Sky Sports.

"Itu hanya bisa terjadi di liga ini, tetapi hal tersebut mendorong Anda untuk menjadi lebih baik. Kami masih harus mengambil langkah untuk menyelesaikan pekerjaan dan itulah peluang yang kami miliki dalam tiga hari ke depan," lanjut Arteta.


Ambisi Besar Dorong Arsenal Terus Berkembang

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, selepas duel kontra Fulham pada laga pekan ke-35 Premier League di Stadion Emirates, Sabtu (02/05/2026) malam WIB. Dalam laga itu, Arteta sukses membawa The Gunners memetik kemenangan 3-0 atas Fulham. (AP Photo/Kin Cheung)

Arteta menegaskan banyak pihak berkontribusi dalam perkembangan Arsenal hingga saat ini. Ia menyebut ambisi dari berbagai elemen menjadi faktor penting dalam perjalanan tim.

Dukungan dari manajemen, suporter, hingga pemain dinilai menciptakan fondasi kuat. Hal itu diyakini akan membawa Arsenal menuju kesuksesan.

"Ada begitu banyak orang yang berkontribusi setiap hari untuk menciptakan dan membangun apa yang menurut kami adalah jalur terbaik dan cara terbaik untuk melakukannya," kata Arteta.

"Ketika pemilik menunjukkan ambisi, suporter menunjukkan ambisi, tim dan staf juga menunjukkan ambisi, pada akhirnya hasil itu akan datang," tambah Arteta.


Adaptasi Jadi Kunci di Tengah Tekanan dan Cedera

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bersama anak asuhnya setelah duel kontra Everton pada pekan ke-17 Premier League di Hill Dickinson Stadium, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, The Gunners menang 1-0 atas Everton. (AP Photo/Ian Hodgson)

Arsenal menghadapi tantangan berupa cedera pemain belakang dalam fase krusial musim ini. Kondisi tersebut memaksa tim untuk beradaptasi demi menjaga peluang juara.

Arteta menilai kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam perburuan gelar. Ia juga menekankan fokus penuh pada laga terdekat.

"Saya pikir bagian dari tantangan mengejar trofi besar, terutama di negara ini, adalah kemampuan untuk sangat adaptif dan menemukan cara dalam berbagai situasi agar tetap kompetitif dan tangguh," ungkap Arteta.

"Ada tiga pertandingan tersisa sekarang. Satu-satunya yang penting adalah Burnley, dan dengan kondisi yang ada, bagaimana kami bisa menjadi versi terbaik dari diri kami," tutup Arteta.

Sumber: Goal International


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya