Ini Yang Terjadi Saat TV Anda Dikuasai Hacker

Celah ini memungkinkan hacker menghidupkan fitur kamera televisi dari jarak jauh tanpa meninggalkan jejak apapun pada layar televisi.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 Agustus 2013, 10:39 WIB
Televisi keluaran terbaru saat ini hampir semuanya sudah dilengkapi fitur-fitur cerdas ala komputer seperti konektivitas internet, aplikasi, mikrofon, dan kamera. Namun di balik fitur-fitur itu, terdapat bug yang dapat berakibat fatal.

Para peneliti dari ISEC Partner telah menemukan sebuah celah keamanan pada beberapa perangkat Samsung Smart TV. Celah ini memungkinkan hacker menghidupkan fitur kamera televisi dari jarak jauh tanpa meninggalkan jejak apapun pada layar televisi.

Hacker mungkin saja sedang mengawasi gerak-gerik Anda dari kejauhan melalui fitur kamera televisi saat Anda sedang menonton. Yang lebih fatal lagi, hacker dapat mengarahkan Anda ke sebuah situs berbahaya dan mencuri informasi pribadi Anda.

Dalam kasus ini, analis keamanan ISEC Josh Yavor berhasil mengakses browser Web TV dengan mudah dan mendapatkan akses ke semua fungsi TV yang dikendalikan oleh browser, termasuk kamera TV.

"Jika ada kerentanan dalam sebuah aplikasi, maka ada kerentanan di seluruh TV," kata Aaron Grattafiori, yang juga seorang analis keamanan di ISEC sebagaimana dikutip dari laman CNNMoney, Senin (5/8/2013).

Yavor dan Grattafiori mengklaim mereka juga dapat meng-hack browser TV dan mengalihkan pengguna ke situs berbahaya, termasuk ke halaman phishing perbankan untuk mencuri data pengguna.

Bug tersebut ditemukan di beberapa model TV yang berbeda dari Samsung Smart TV 2012. Para peneliti keamanan ISEC mendemokannya di acara konferensi cybersecurity Black Hat di Las Vegas minggu lalu.

Samsung merespon celah ini dengan cepat setelah para peneliti dari ISEC Partner melaporkan keberadaan bug tersebut. Samsung juga sudah mengeluarkan update software untuk semua televisi yang terkena dampak tersebut.

Menanggapi kelemahan kamera pada Smart TV, juru bicara Samsung menyarankan agar pemilik TV mencabut TV dari jaringan internet jika fitur smart TV tidak digunakan. Samsung juga merekomendasikan agar pengguna menggunakan akses internet yang terenkripsi.

Meski demikian, peneliti di ISEC mengaku skeptis bahwa cara tersebut aman meski Samsung telah menambal bug tersebut. "Meski telah diperbaiki, bukan berarti tidak ada cara lain yang bisa ditemukan di masa mendatang," ungkap Yavor. (dew)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya