Menjadi Mualaf di Masjid Al Markaz Makassar

Sekitar 1.000 orang telah di-Islam-kan imam Masjid Al Markaz Makassar, Sulsel, tanpa paksaan. Jumlah calon mualaf bertambah banyak pada Bulan Ramadan. Para mualaf kemudian mempelajari Islam dari pengajar di masjid.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 November 2003, 07:54 WIB
Liputan6.com, Makassar: Dua orang remaja putri dan seorang bocah mendatangi Masjid Al Markaz Al Islami, masjid terkenal di Makassar, Sulawesi Selatan, baru-baru ini. Ketiga kakak beradik itu hendak menemui imam Masjid Al Markaz Al Islami dan meminta untuk di-Islam-kan. Keinginan tersebut disambut baik. Tanpa upacara besar-besaran, mereka membaca dua kalimat Syahadat di hadapan imam. Prosesi berjalan lancar disaksikan puluhan warga setempat.

Masjid Al Markaz Al Islami memang cukup sering didatangi calon mualaf. Buktinya, Ramadan baru berjalan sehari pun, sudah tujuh warga Makassar menyatakan memeluk agama Islam di masjid itu.

Menurut informasi yang dikumpulkan reporter SCTV, sejak Masjid Al Markaz Al Islami berdiri pada 2000, sekitar seribu orang resmi menjadi mualaf. Sebagian besar mengaku menjadi muslim karena panggilan hati nurani. Selanjutnya para mualaf mendapat bimbingan dari tenaga pengajar yang disediakan badan khusus masjid itu. Begitu juga dengan ketiga anak tadi, yang baru memeluk agama Islam.(KEN/Muhammad Takbir)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya