Liputan6.com, Jakarta - MPL ID S17 memasuki fase yang semakin panas, dengan menyisakan tiga pekan di reguler season. Persiangan tempat untuk ke babak playoff pun masih belum bisa ditentukan secara pasti, di mana sejumlah tim masih memiliki kesempatan.
Tim papan tengah masih saling sikut untuk mengamankan posisi. Sementara itu, tiga tim di bawah klasemen harus bekerja lebih keras agar tidak semakin tertinggal di zona merah.
Advertisement
Hari kedua Week 7 MPL ID S17 pada Sabtu, 9 Mei 2026, akan menghadirkan tiga pertandingan penting. Setiap laga membawa tekanan berbeda, mulai dari ambisi papan atas, perebutan tiket playoff, hingga perjuangan untuk mencari jalan keluar dari papan bawah.
Lalu siapa yang akan bertanding? Cek jadwal lengkap MPL ID S17 hari ini, Sabtu (9/5/2026).
- Dewa United Esports vs Alter Ego - 14:15 WIB
- Evos vs RRQ - 17:15 WIB
- Onic vs Navi - 20:15 WIB
Dewa United Jamu Alter Ego
Duel Dewa United Esports vs Alter Ego akan menjadi laga pembuka MPL ID S17 hari ini. Pertandingan ini punya arti penting bagi kedua tim esports, terutama Alter Ego yang masih membutuhkan kemenangan untuk menjaga posisi menuju playoff.
Sebelumnya, El Familia harus kalah di tangan Dewa United Esports dengan skor 0-2. Kekalahan tersebut membuat laga leg kedua ini terasa lebih emosional bagi para pemain Alter Ego.
Di sisi lain, Dewa United Esports datang dengan percaya diri tinggi. Para Anak Dewa tampil semakin solid sepanjang musim, dan berhasil menempati papan atas klasemen sementara.
Leg 2 pertemuan Dewa United Esports vs Alter Ego akan menjadi laga pembuka laga MPL ID S17 hari ini. Setelah kalah 2-0 dari Dewa United Esports, Alter Ego dipastikan ingin membalaskan dendam mereka setelah kalah.
Sempat mengalami turun naik, penampuilan El Familia semakin membaik saat memasuki week ke-5. Namun, modal dua kemenangan di laga terakhir masih belum cukup agar Alter Ego mengamankan posisi ke playoff.
Sementara itu, permainan Dewa United Esports semakin solid. Hingga saat ini, para Anak Dewa berhasil naik ke posisi kedua mengekor Onic yang saat ini memuncaki klasemen.
Kondisi ini membuat Dewa United punya motivasi besar untuk terus menempel sang pemuncak klasemen.
Derbi Klasik, Nyawa Terakhir RRQ ke Playoff
Sorotan terbesar hari ini jelas tertuju pada Derbi Klasik Evos vs RRQ. Pertemuan kedua tim selalu punya tensi berbeda, apalagi duel kali ini hadir saat RRQ berada dalam tekanan besar.
Situasinya tidak mudah. RRQ datang dengan beban besar setelah menjalani musim yang jauh dari kata ideal. Setiap kekalahan tambahan bisa membuat langkah mereka menuju playoff semakin sempit.
Tim ini butuh kemenangan penuh. Skor 2-0 menjadi hasil terbaik yang harus mereka kejar agar peluang di klasemen tetap terbuka.
Meski begitu, bermain tanpa beban bisa menjadi senjata penting bagi RRQ. Saat tekanan sudah berada di titik tertinggi, pendekatan lebih lepas bisa membantu para pemain mengambil keputusan lebih berani di Land of Dawn.
Namun, Evos jelas bukan lawan yang mudah. Macan Putih punya catatan positif setelah menang 2-0 dalam pertemuan sebelumnya melawan RRQ.
Bagi Evos, kemenangan atas RRQ juga penting untuk memperkuat posisi mereka di jalur playoff. Selain gengsi Derbi Klasik, laga ini bisa memberi dampak besar terhadap peta persaingan papan tengah MPL ID S17.
Pertanyaan besarnya kini sederhana. Apakah RRQ mampu bangkit di laga paling panas musim ini, atau Evos kembali membuat sang rival makin tertekan?
Onic vs Navi
Match penutup MPL ID S17 hari ini menghadirkan duel Onic vs Navi. Di atas kertas, Onic datang dengan posisi lebih nyaman karena sudah berada di puncak klasemen sementara.
Namun, status sebagai pemuncak klasemen tidak membuat laga ini kehilangan tensi. Onic tetap punya alasan kuat untuk mengejar kemenangan, terutama demi menjaga momentum menjelang playoff.
Navi datang dengan tantangan berbeda. Tim yang berada di bawah arahan Coach Ynot itu masih butuh poin untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Menghadapi Onic tentu bukan tugas mudah. Namun, Navi tidak bisa bermain terlalu hati-hati jika ingin mencuri kemenangan.
Laga ini bisa menjadi ujian mental bagi Navi. Jika mampu memberi perlawanan ketat kepada Onic, mereka bisa membangun momentum penting untuk sisa musim.
Sebaliknya, Onic berpeluang mengirim pesan kuat kepada tim lain. Mereka ingin menunjukkan bahwa tiket playoff bukan alasan untuk mengendurkan permainan.