Real Madrid Pertimbangkan Langkah Ekstrem Usai Terjadinya Bentrok Antara Tchouameni Dengan Valverde

Real Madrid dikabarkan mempertimbangkan menjual Tchouameni dan Valverde usai insiden panas di sesi latihan jelang El Clasico.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 08 Mei 2026, 10:35 WIB
Ia meminta skuad Los Blancos untuk memenangkan duel panas melawan wakil Portugal itu. Tampak dalam foto, pelatih Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Arbeloa (tengah) berkumpul dengan para pemain selama sesi latihan jelang matchweek kedelapan Liga Champions 2025-2026 melawan SL Benfica di stadion Luz, Lisbon pada Selasa 27 Januari 2026. (FILIPE AMORIM/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Situasi di ruang ganti Real Madrid disebut sedang memanas jelang laga krusial kontra Barcelona akhir pekan ini. Kabar mengejutkan muncul setelah dua gelandang andalan mereka, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, dikabarkan terlibat pertengkaran serius saat latihan.

Insiden itu disebut terjadi dalam sesi latihan hari Rabu dan Kamis di Valdebebas. Ketegangan di antara keduanya bahkan diklaim berujung pada bentrokan fisik di ruang ganti tim.

Laporan dari media Spanyol menyebut Valverde sempat mengalami cedera di bagian kepala usai terjatuh saat keributan berlangsung. Pemain asal Uruguay itu bahkan dikabarkan harus dibawa keluar menggunakan kursi roda karena mengalami pusing hebat dan sempat kehilangan kesadaran.

Kabar tersebut langsung memicu spekulasi besar soal kondisi internal skuad Madrid. Di tengah tekanan perebutan gelar La Liga dan persiapan menuju El Clasico, Los Blancos justru diterpa isu disharmoni antarpemain inti mereka.


Skuad Madrid Minta Latihan Diliburkan

Kehadiran Kylian Mbappe dan Jude Bellingham diharap menjadi amunisi penting bagi pelatih Alvaro Arbeloa. Tampak dalam foto, pelatih kepala Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Arbeloa (tengah kanan) memimpin sesi latihan di Etihad Stadium, Manchester, barat laut Inggris, pada 16 Maret 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Ketegangan antara Tchouameni dan Valverde kabarnya sudah terasa sejak sebelum sesi latihan hari Kamis dimulai. Valverde disebut menolak berjabat tangan dengan rekannya tersebut setelah terlibat dalam duel perebutan bola yang panas, membuat suasana latihan menjadi tegang sejak awal.

Perselisihan keduanya kemudian terus berlanjut hingga ke ruang ganti setelah latihan selesai. Beberapa pemain Madrid bahkan disebut harus turun tangan untuk memisahkan keduanya agar situasi tidak semakin memburuk.

Menurut laporan media Spanyol, Marca, Valverde menuding Tchouameni sebagai sosok yang membocorkan cerita internal tim kepada media. Tchouameni membantah tuduhan tersebut, tetapi perdebatan terus memanas hingga akhirnya berubah menjadi bentrokan fisik.

Menurut Sport, via Football Espana, situasi yang semakin sulit dikendalikan membuat beberapa pemain Madrid meminta agar sesi latihan hari Jumat diliburkan. Mereka khawatir ada lagi perselisihan antarpemain yang berpotensi memicu bentrokan lain.

Namun permintaan itu dikabarkan ditolak oleh pelatih Alvaro Arbeloa. Pasalnya tim sedang fokus menatap duel penting melawan Barcelona.


Masa Depan Tchouameni dan Valverde Jadi Tanda Tanya

Gelandang Real Madrid asal Uruguay #15, Federico Valverde (kiri), dan bek Real Madrid asal Prancis #18, Aurelien Tchouameni, bereaksi terhadap gol yang dicetak oleh gelandang Osasuna asal Spanyol #34 Iker Munoz selama pertandingan Liga Spanyol antara CA Osasuna dan Real Madrid CF di stadion El Sadar di Pamplona pada 16 Maret 2024. (ANDER GILLENEA/AFP)

Di tengah panasnya situasi internal tim, muncul laporan bahwa Madrid mulai mempertimbangkan langkah serius terhadap kedua pemain tersebut. Diario AS, via Football Espana, mengklaim manajemen klub disebut tidak menutup kemungkinan untuk menjual salah satu dari mereka pada bursa transfer musim panas nanti.

Lanjut Baca:

Selain ancaman penjualan, keduanya juga disebut berpotensi menerima hukuman internal dari klub. Madrid ingin memastikan situasi ruang ganti kembali stabil sebelum musim memasuki fase penentuan. Nama Tchouameni sebenarnya sempat masuk daftar jual Madrid musim lalu. Namun performa gelandang asal Prancis itu musim ini justru meningkat drastis dan membuatnya kembali menjadi pemain penting di lini tengah. Sementara itu, Valverde tetap dianggap sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Madrid. Meski performanya dinilai naik turun musim ini, pemain Uruguay tersebut masih menjadi andalan di berbagai pertandingan besar Los Blancos.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya